Asesmen Nasional 2023 Bukan Pengganti Ujian Nasional

0
48
Asesmen Nasional 2023 Bukan Pengganti Ujian Nasional
Asesmen Nasional 2023 Bukan Pengganti Ujian Nasional

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dunia pendidikan di Indonesia. Salah satu upayanya adalah melalui Asesmen Nasional (AN), yakni program evaluasi yang ditujukan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses, dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PDM), Kemendikbudristek, Iwan Syahril menjelaskan, Asesmen Nasional tidak dirancang sebagai pengganti Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional, tetapi merupakan penanda perubahan paradigma tentang evaluasi mutu pendidikan.

“Kita harus bersama-sama untuk memperbaiki kualitas pembelajaran dan iklim di satuan pendidikan. Melakukan peningkatan secara lebih spesifik dan sejalan dengan perencanaan yang berbasis pada data, fokus pada kualitas dan penciptaan iklim sekolah yang lebih berpihak kepada murid dan sesuai dengan konteks dan kearifan lokal, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan menyenangkan bagi semua warga pendidikan untuk beraktivitas di sekolahnya,” ujarnya, pada webinar Silaturahmi Merdeka Belajar (SMB) dengan tema “Menyambut Pelaksanaan Asesmen Nasional”, pada Kamis (10/8/2023).

Asesmen Nasional, tambah Iwan, harus menciptakan iklim apa adanya, rileks, tidak perlu cemas, dan tidak perlu persiapan khusus yang menegangkan, karena Asesmen Nasional bukan penentu kelulusan, serta tidak ada konsekuensi pada nilai.

BACA JUGA : Zumenart Gelar Pameran Seni Anak-Anak Berkebutuhan Khusus

“Program ini adalah partisipasi bersama-sama sebagai upaya untuk memajukan pendidikan dengan hasil refleksi bersama-sama, mendorong kolaborasi dengan semua pihak. Jadi, Asesmen Nasional benar-benar berfungsi untuk melihat potret yang lebih utuh tentang kualitas hasil belajar serta proses pembelajaran di sekolah, yang kemudian dijadikan umpan balik yang berguna bagi sekolah dan dinas pendidikan dalam proses evaluasi diri dan perencanaan program,” terang Iwan.

Dalam rangka menyukseskan AN 2023, Iwan Syahril mengajak seluruh pihak terkait untuk saling mendukung, demi peningkatan mutu dunia pendidikan Indonesia. Ia mengungkapkan, pelaksanaan Asesmen Nasional memerlukan partisipasi bersama. Koordinasi, sosialisasi, serta kolaborasi dari semua pihak dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, termasuk Asesmen Nasional.

Sejalan dengan hal tersebut, manfaat dari AN juga dikemukakan oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Maria Dolorosa T. N. Ledjepen.

BACA JUGA : Wakil Ketua DPRD Surabaya Ajak Pelajar yang Lulus SNBP 2023 untuk…

“Melalui Asesmen Nasional, sekolah mengetahui berbagai poin yang kurang dari mutu pendidikannya, sehingga dapat melakukan perbaikan serta merencanakan kegiatan ke depan, agar mutu pendidikan bisa ditingkatkan terus dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Halaman selanjutnya: Sebagai perwakilan dari pemerintah daerah….