DPRD Surabaya Minta Pemkot Optimalkan Beasiswa Pemuda Tangguh

0
10
DPRD Surabaya Minta Pemkot Optimalkan Beasiswa Pemuda Tangguh
Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – DPRD Surabaya minta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengoptimalkan sosialisasi dan penyaluran Beasiswa Pemuda Tangguh untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA) dan mahasiswa.

Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah mengungkapkan, upaya optimalisasi ini bertujuan agar kuota beasiswa untuk jenjang SMA dan mahasiswa dapat terserap secara maksimal. Ini perlu dilakukan karena masih belum banyak anak didik mengetahui adanya program tersebut.

“Karena itu, semua pihak harus bekerja bersama-sama untuk menyukseskan program terbaik Beasiswa Pemuda Tangguh ini. Dan tahun depan harus diupayakan semua kuota termanfaatkan. Jangan ada yang berhak menerima beasiswa malah tidak tahu,” ungkapnya, Senin (6/11/2023).

Laila mengaku sempat geregetan ketika mendapat informasi bahwa pelaksanaan program Beasiswa Pemuda Tangguh 2023 belum optimal.

Contoh saat dibuka pendaftaran, kuota beasiswa untuk jenjang SMA yang mencapai 13.415 belum dimanfaatkan secara maksimal. Bahkan hingga menjelang penutupan, kuota beasiswa belasan ribu itu masih banyak yang belum memanfaatkannya.

“Tahun 2024 harus lebih dioptimalisasi. Sosialisasi kepada warga harus lebih masif,” kata Laila.

Laila juga heran, karena ternyata informasi beasiswa itu belum semua warga Surabaya mengetahuinya. Di era digitalisasi seperti saat ini, informasi Beasiswa Pemuda Tangguh mestinya akan dengan mudah sampai kepada warga dan siswa SMA.

BACA JUGA : Upaya Pemkot Lestarikan Aksara Jawa Diapresiasi Pimpinan DPRD Surabaya

Apalagi semangat awalnya, lanjutnya, beasiswa tersebut diprioritaskan bagi warga gakin atau warga berpenghasilan rendah (MBR) dan Keluarga Miskin (Gakin). Laila meyakini begitu tahu informasi beasiswa, keluarga ini akan mengejarnya.

“Idealnya untuk siswa Gakin tak perlu beasiswa Pemuda Tangguh mensyaratkan prestasi yang tinggi-tinggi. Syarat ini yang kemarin menjadi catatan. Tahun depan khusus siswa gakin harus dipermudah,” kata Laila.

Laila mengaku sangat menginginkan seluruh kuota beasiswa itu dimanfaatkan warga dengan memenuhi ketentuan dan persyaratan yang berlaku. Khusus untuk warga Gakin diharapkan ada pengecualian. Karena, Pemkot Surabaya menjadikan program beasiswa tersebut menjadi salah satu program unggulan. Apalagi, semenjak pendidikan jenjang SMA dialihkan ke Provinsi Jatim, Pemkot Surabaya pun resmi memberikan bantuan warganya yang menempuh pendidikan SMA dengan memberikan bantuan beasiswa.

Diketahui, program beasiswa ini akan membantu siswa yang dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa tersebut, bantuan Rp 200.000 per bulan. Ini diharapkan dapat mengurangi beban siswa Surabaya, terutama dari keluarga miskin dari biaya SPP bulanan.

BACA JUGA : DPRD Surabaya akan Tetapkan APBD pada Hari Pahlawan

Pemkot Surabaya juga menjalankan program beasiswa Pemuda Tangguh untuk jenjang kuliah. Bagi siswa lulusan SMA atau yang sedang menempuh pendidikan berkesempatan mendapat beasiswa ini.

Selain untuk Uang Kuliah Tunggal (UKT) akan ditanggung, mereka juga berhak atas uang saku per bulan Rp 500.000, serta berhak atas uang buku Rp 750.000 per semester. (Adv/JM01)