JILFA 2023, BI: Perkuat Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi

0
41
JILFA 2023, BI: Perkuat Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi
JILFA 2023, BI: Perkuat Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Dalam rangka mendorong kinerja investasi Jawa Timur, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Jawa Timur berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan yang bertajuk “Jatim Investment Leaders Forum and Award (JILFA) 2023” pada 1–2 Februari 2023, di Hotel JW Marriott, Surabaya.

Rangkaian kegiatan yang terdiri dari Jatim Investment Forum 2023, Jatim InvesTalk serta Jatim Leaders Forum and Awards tersebut mengambil tema “Akselerasi Investasi Jawa Timur untuk mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas instansi, baik di tingkat Provinsi maupun kota/kabupaten dalam mengupayakan pengelolaan investasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.

BACA JUGA : BEI Berikan Literasi Pasar Modal kepada Desa Adat dan 1.000 Pacalang…

Tampak hadir Bupati dan Walikota se-Jatim, perwakilan diplomatik negara sahabat, Kepala KR4 OJK, Pejabat dari Kemenkomarvest dan Kementerian Investasi/BKPM, Kepala OPD/Instansi Provinsi Jawa Timur, civitas akademika, serta asosiasi pelaku usaha pada High-Level Event JILFA 2023, Kamis (2/2/2023).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Budi Hanoto dalam Welcoming Remarks-nya mengatakan, Lesson learned yang diperoleh dari beberapa negara industri di Asia dan upaya pencapaian pertumbuhan ekonomi yang tinggi, memerlukan refocusing strategi, yakni dari consumption-driven growth menuju ke investment-driven dan export-driven growth.

“Penyesuaian strategi tersebut tentunya sejalan dengan upaya peningkatan komitmen Kepala Daerah di Jawa Timur dalam optimalisasi upaya penyiapan proyek investasi daerahnya menuju Ready-to-Offer atau Clean and Clear. Untuk itu, diperlukan sebuah terobosan program kolaboratif yang mampu mengkristalisasi arahan Presiden RI terkait percepatan investasi yang menjadi bagian dari 5 fokus tematik reformasi birokrasi tahun 2023,” ujarnya, Kamis (2/2/2023).

Lebih lanjut Budi Hanoto menambahkan bahwa pengembangan investasi Jawa Timur dapat dilakukan melalui 2 (dua) strategi, yakni dari sisi kebijakan investasi seperti penyiapan arah strategis investasi beserta roadmapnya, termasuk hilirisasi sektor prioritas dan insentif bagi investor, serta strategi penguatan promosi investasi, seperti penyediaan data dan informasi investasi yang lengkap dan akurat, penyiapan prospektus investasi yang menarik, dan penguatan sinergi lintas instansi.

BACA JUGA : Dua Tahun BSI, Laba Tumbuh Impresif 40,68% Capai Rp 4,26 Triliun

Sementara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indahparawangsa mengatakan, tahun ini Bapak Presiden menargetkan realisasi investasi nasional sebesar Rp 1.400 Triliun. Jawa Timur mendapat porsi 9%, atau setara dengan Rp 126 Triliun.

Halaman selanjutnya: Demi mencapai target tersebut….