Kemenpora Gandeng UNESA Gelar Kuliah Kewirausahaan

0
60
Kemenpora Gandeng UNESA Gelar Kuliah Kewirausahaan
Kemenpora Gandeng UNESA Gelar Kuliah Kewirausahaan

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Guna meningkatkan kemampuan kewirausahaan mahasiswa, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia gandeng Universitas Negeri Surabaya (UNESA) helat Kuliah Kewirausahaan: Generasi Muda Berkarya di Rektorat UNESA, pada Jumat (13/10/2023).

Prof. Dr. Madlazim, M.Pd., Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNESA dalam sambutannya mengatakan, menjadi PTN-BH merupakan sebuah transformasi mindset dan paradigma pendidikan, tidak hanya tangguh, adaptif, dan inovatif, tetapi juga berbasis entrepreneur.

Entrepreneur, lanjutnya, bukan saja soal tren, tetapi juga kebutuhan sekaligus peluang saat ini. Bahkan juga pemerintah mendorong anak-anak muda agar banyak memanfaatkan peluang bisnis yang semakin terbuka. Karenya, anak-anak muda harus banyak yang menjadi pemain kunci dalam ekonomi kreatif.

“Kami terus mendukung mahasiswa untuk mengembangkan minat dan bakat kewirausahaannya, bahkan memfasilitasinya. Wirausahaa itu tidak sulit kok. Yang penting mau belajar,” ucapnya.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber yang merupakan praktisi bisnis. Salah satunya yaitu dosen FIP sekaligus pemilik Fathan Media dan Djava Catering, Mohammad Syahidul Haq, yang memaparkan kiat membangun sebuah bisnis.

BACA JUGA : Tim PKM Unesa bermitra dengan Pengusaha Telur Asin Ciptakan Oven Otomatis

Menurutnya, sebelum memulai bisnis, diperlukan riset yang mendalam untuk melihat peluang pasar. Dengan begitu bisnis yang hendak dijalankan memiliki landasan yang kuat untuk lebih berkembang.

“Selain itu, perlu mempertimbangkan konsep bisnis, kebutuhan pasar, target konsumen, dan juga tes pasar,” bebernya.

Dosen Manajemen Pendidikan itu menekankan pentingnya untuk dapat melihat sebuah kesempatan yang ada. Apalagi kesempatan itu dapat menjadikan bisnis yang telah dibangun dapat menjadi lebih berkembang lagi. Terlebih pada saat ini dunia bisnis telah banyak dibantu oleh perkembangan teknologi yang sangat canggih.

“Saat ini, masyarakat tidak mau ribet, semua serba praktis. Contohnya saja, saat ini banyak sekali layanan pesan dan antar makanan ke rumah. Bisnis kita pun harus menangkap tren dan kebutuhan itu,” katanya.

BACA JUGA : UNESA Helat FGD Evaluasi Melisa Bersama Sejumlah Pakar

Adapun softskill yang wajib untuk dimiliki pelaku bisnis adalah kemampuan untuk berkomunikasi, membangun sistem kerja yang efisien, pengelolaan keuangan yang cermat, disiplin akan waktu, dan digital marketing untuk memperluas jangkauan pemasaran. (Adv/JM01)