Optimalkan Limbah Kulit Udang dan Sabut Kelapa Jadi Masker

0
9
Optimalkan Limbah Kulit Udang dan Sabut Kelapa Jadi Masker
Optimalkan Limbah Kulit Udang dan Sabut Kelapa Jadi Masker

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (FPK UNAIR) kembali mencetak prestasi. Dua mahasiswa FPK berhasil meraih Juara III lomba esai tingkat nasional dengan mengangkat topik optimalisasi limbah kulit udang dan sabut kelapa untuk meningkatkan filtrasi Covid-19.

Aliffiansyah Rizky Ergion dan Yolandha Sephiani Nurhafifah, dengan ide esai berjudul “Mask Gabut: Inovasi Masker Ramah Lingkungan Berbahan Nanofiber dan Filter Catridge dengan metode Electrospinning sebagai Upaya Optimalisasi Limbah Kulit Udang dan Sabut Kelapa dalam Meningkatkan Filtrasi COVID-19”, mengikuti event bertajuk BIOEXPO 2021 yang diselenggarakan oleh Universitas Jambi pada Minggu (28/3/2021).

Potensi limbah kulit udang dan sabut kelapa yang melimpah melatarbelakangi Alif dan Yolandha mengambil gagasan tersebut yang kemudian menyulapnya menjadi produk bernilai rendah (low price) menjadi tinggi (high price).

Keresahan yang mereka alami terkait penggunaan masker menjadi poin utama. Mereka juga menduga, masyarakat masih kurang peduli terhadap bahan dan cara pemakaian masker yang tepat.

Baca juga : Indonesia Terima 1,6 Juta Dosis Vaksin untuk Lindungi Anak-Anak dari Pneumonia

“Fenomena banyaknya masyarakat yang mencuci ulang masker sekali pakai atau bahkan menggunakan masker berbahan tipis dengan kemampuan filtrasi yang diragukan. Oleh karena itu, ide kami adalah mengolah kulit udang menjadi nanofiber dengan penambahan filter catridge dari sabut kelapa dengan menggunakan metode electrospinning,” jelas Alif selaku ketua tim.

Ide Alif dan Yolandha itu kemudian melahirkan masker berulang pakai dari bahan dasar limbah. Cara pemakaiannya pun sangat mudah, hanya dengan mengganti filter secara rutin untuk menjaga efektivitas filtrasi.

Halaman selanjutnya: Melalui keikutsertaan lomba…