PLN Salurkan Bantuan untuk Korban Terdampak Gempa di Bawean

0
7
PLN Salurkan Bantuan untuk Korban Terdampak Gempa di Bawean
PLN Salurkan Bantuan untuk Korban Terdampak Gempa di Bawean

Gresik, JATIMMEDIA.COM – Pascagempa berkekuatan 6,5 magnitudo di 130 km Timur Laut Tuban Jumat sore (22/3/2024), PLN gerak cepat melakukan aksi tanggap bencana dengan menyalurkan 150 paket bantuan sembako untuk korban terdampak di Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak Pulau Bawean.

Agus Kuswardoyo, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur mengatakan, selain fokus pada pengamanan pasokan kelistrikan, PLN juga berkomitmen untuk meringankan beban korban masyarakat terdampak gempa.

“Mulai Jumat (22/3/2024) malam sudah disalurkan 50 paket makanan seperti susu, mie instan dan roti serta 100 paket sembako untuk warga terdampak. Bantuan ini berasal dari PLN maupun pegawai melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN,” ungkapnya melaui rilis yang diterima jatimmedia.com, Minggu (24/3/2024).

Syamsul, warga Dusun Pateken Desa Kota Kusuma, salah satu pengungsi di posko Kecamatan Sangkapura menyampaikan rasa syukur akan bantuan dari PLN.

BACA JUGA : Pemprov Terjunkan Tim Reaksi Cepat ke Pulau Bawean Bantu Masyarakat Terdampak…

“Terimakasih kepada PLN atas bantuannya, Alhamdulillah meski gempa berkali-kali, PLN menjaga Bawean tetap terang, terimakasih banyak PLN,” ungkap Syamsul.

Senada, Noer Hosni Sekcam Kecamatan Sangkapura juga memberikan apresiasi atas gerak aksi tanggap bencana PLN.

“Kami ucapkan terima kasih PLN telah memberikan bingkisan untuk masyarakat Bawean terdampak bencana gempa, semoga Allah memberikan rezeki dan Alhamdulillah kelistrikan di Bawean tetap menyala tidak ada kendala,” pungkas Noer.

Gempa disebabkan oleh sesar lokal di Laut Jawa mengakibatkan sejumlah infrastruktur dan fasilitas umum di Kabupaten Tuban, Gresik dan Pamekasan serta Kota Surabaya terdampak dan beberapa diantaranya mengalami kerusakan.

BACA JUGA : Ini yang Dilakukan Srikandi PLN dalam Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan

PLN mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan ketika terjadi bencana. Warga secara mandiri dapat mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter. (JM01)