Home Ekonomi Bisnis Genap 65 Tahun, Bank Jatim Pacu Transformasi Digital dan Perluas Akses Layanan

Genap 65 Tahun, Bank Jatim Pacu Transformasi Digital dan Perluas Akses Layanan

0
14
Genap 65 Tahun, Bank Jatim Pacu Transformasi Digital dan Perluas Akses Layanan
Genap 65 Tahun, Bank Jatim Pacu Transformasi Digital dan Perluas Akses Layanan

Inovasi yang diperkenalkan dalam ekosistem JConnect Mobile versi terbaru meliputi:

  • Customer on Boarding: Kemudahan pembukaan rekening secara daring.
  • Jatim Call (JCall): Layanan pengaduan nasabah berbasis voice call (mulai beroperasi September 2026).
  • JConnect Event: Fitur pembelian tiket berbagai acara langsung dari aplikasi.
  • Kepemilikan Logam Emas (KLE): Fasilitas pembiayaan dari Bank Jatim Syariah dengan akad murabahah untuk skema cicilan emas batangan.
  • Dual Banking Leverage Model (DBLM): Integrasi layanan perbankan konvensional dan syariah dalam satu aplikasi mobile.

Perseroan juga meluncurkan JConnect Partner Pay, aplikasi khusus merchant berbadan hukum (PT, CV, lembaga) maupun mitra yang bekerja sama dengan Bank Jatim untuk mengelola transaksi QRIS dan laporan keuangan secara real-time.

“Kehadiran berbagai fitur tersebut menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Bank Jatim dalam memperkuat transformasi digital, meningkatkan kualitas layanan, serta menghadirkan solusi perbankan yang semakin mudah, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Transformation dan penguatan digital ini tefleksikan dari pertumbuhan pengguna JConnect Mobile hingga Juni 2026, yang mencatatkan kenaikan 209.725 pengguna (tumbuh 23,82% YoY). Volume transaksi mencapai 7,4 juta transaksi (naik 46,18% YoY) dengan nilai nominal menembus Rp 6,9 triliun.

Dari sisi finansial konsolidasi, posisi Bank Jatim sebagai induk KUB bagi lima BPD di Indonesia mencatatkan kinerja positif pada Semester I 2026. Total aset tercatat sebesar Rp 162,05 triliun (tumbuh 37,16% YoY), Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 120,42 triliun (naik 31,47% YoY), dan penyaluran kredit berada di angka Rp 111,28 triliun (naik 41,68% YoY). Sementara laba bersih konsolidasi melonjak 53,49% YoY menjadi Rp 1,25 triliun.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa sinergi antar anggota KUB mampu memperkuat fundamental bisnis, mendorong pertumbuhan dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh stakeholders dan shareholders,” tegas Winardi.

BACA JUGA  Bank Jatim dan Bank Banten Bersinergi Lewat Layanan Digital

Menutup pernyataannya, Winardi menegaskan bahwa Bank Jatim akan terus fokus menjalankan peran utamanya sebagai BPD yang mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui kerangka Nawa Bhakti Satya.

“65 tahun perjalanan Bank Jatim tidak mungkin dicapai tanpa kontribusi seluruh Jatimers. Karena itu, mari kita jadikan momentum ini sebagai kesempatan untuk memperkuat kembali semangat kebersamaan. Kita terbang lebih tinggi dengan satu visi. Kita melangkah lebih jauh dengan satu semangat. Dan kita tumbuh lebih kuat dengan kolaborasi,” pungkasnya.(JM02)