
BSI Mobile menghadirkan sederet solusi untuk mempermudah nasabah di antaranya fitur pembukaan rekening online; kemudahan transaksi bagi nasabah melalui fitur transfer, belanja online, transaksi QRIS, top up pulsa, beli token listrik, top up e-wallet, dan pembayaran sekolah. BSI Mobile juga memiliki fitur produk BSI Tabungan E-Mas dan juga Gadai Emas via Online.
Baca juga : Prudential Indonesia Donasikan Ribuan Peralatan Medis ke Rumah Sakit
Di sisi lain, layanan offline frontliners di kantor cabang tentu menjadi menjadi warna pelengkap bagi layanan Bank Syariah Indonesia. BSI berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik melalui 4 aspek yaitu people dimana pegawai harus memiliki hospitality (keramahtamahan) yang tinggi.
Selain itu aspek selanjutnya sebagai financial advisor yang berfungsi memberikan solusi bagi nasabah dengan cepat, fleksibel dan sesuai kebutuhan. Digital process juga menjadi kunci solusi digital sehingga proses transaksi menjadi lebih simpel dan disesuaikan dengan lifestyle nasabah. Ketiga, aspek physical yang disesuaikan dengan protokoler kesehatan dan terakhir adalah aspek business yang berkelanjutan bagi Bank Syariah Indonesia.
“Alhamdulillah berkat dukungan masyarakat, transaksi digital PT Bank Syariah Indonesia Tbk per Juni 2021 terus meningkat, dimana per Juni 2021, nilai transaksi kanal digital BSI sudah menembus Rp 95,13 triliun,” terang Barno.
Baca juga : Gubernur Khofifah Minta Percepatan Vaksinasi Bagi Pelajar SMA/SMK/MA
Kontribusi terbesar berasal, lanjutnya, berasal dari transaksi melalui layanan BSI Mobile yang naik 83,56 % secara yoy. Dan jika dirinci, sepanjang Januari–Juni 2021, volume transaksi di BSI Mobile mencapai Rp 41,99 triliun. Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 109,82% secara yoy.
“Hal ini didorong oleh jumlah user mobile banking yang menembus 2,5 juta pengguna,” pungkasnya. (JM01)














