Bank Indonesia akan Borong SBN Sebesar 224 Triliun pada Tahun 2022

0
7
Bank Indonesia akan Borong SBN Sebesar Rp 224 Triliun pada Tahun 2022
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Bank Indonesia (BI) akan berpartisipasi dalam pendanaan APBN dengan jumlah yang besar, guna melanjutkan komitmennya untuk berpartisipasi dalam pendanaan APBN 2022. Hal ini disaampaikan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, Rabu (24/11/2021).

Pada 2020, BI telah berkontribusi dalam pendanaan APBN melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 473,4 triliun, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) I dan II.

Dan sepanjang 2021, BI mencatat telah melakukan pembelian SBN sebesar Rp 143,3 triliun berdasarkan SKB I dan Rp 215 triliun untuk penanganan di bidang kesehatan dan kemanusiaan berdasarkan SKB III. Sementara pada 2022 nantinya, Bank Indonesia akan kembali melakukan pembelian SBN sebesar Rp 224 triliun berdasarkan SKB III.

Baca juga : LKPP Puji Program Jatim Bejo (Belanja Online) Milik Pemprov Jatim

“Dengan pendanaan BI, pemerintah dapat memfokuskan APBN untuk pemulihan ekonomi,” tambah Perry.

Perry jugaa menjelaskan, pada 2022 kebijakan moneter bank sentral akan diarahkan untuk menjaga stabilitas, seiring dengan risiko meningkatnya tekanan instabilitas pasar keuangan global dari normalisasi kebijakan moneter the Fed dan sejumlah negara maju.

“Normalisasi kebijakan moneter akan dilakukan secara sangat hati-hati dan terukur agar tidak mengganggu proses pemulihan ekonomi nasional,” lanjut Perry.

Baca juga : Ini Enam Arahan Presiden Cegah Lonjakan Kasus COVID-19 pada Libur Nataru

Kebijakan makroprudensial pun, jelas Perry, akan diarahkan tetap longgar, dan bahkan diperluas untuk mendorong kredit dan pembiayaan perbankan pada sektor-sektor prioritas dan UMKM guna percepatan pemulihan ekonomi nasional, sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan dan mengembangkan ekonomi dan keuangan hijau. (JM01)