Home Ekonomi Bisnis Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

0
36
Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat
Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Hal ini terefleksikan pada kinerja dana pihak ketiga seperti giro sebesar Rp 21,4 Triliun atau meningkat 12,5% (YoY). Kemudian dari sisi NoA, peningkatan jumlah nasabah sebesar 5,64% YoY atau total nasabah Dana Pihak Ketiga Bank Jatim sejumlah 10,915,749.

Adapun pencapaian Bank Jatim secara konsolidasi tahun 2025 yaitu total aset meningkat sebesar 42,93 persen (YoY), dari Rp118,142 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp168,855 triliun pada tahun 2025. Penyaluran pinjaman juga mengalami pertumbuhan yang kuat, naik 46,65 persen dari Rp75,35 triliun menjadi Rp110,503 triliun.

Sejalan dengan itu, laba bersih Bank Jatim secara konsolidasi juga turut mencatatkan kenaikan sebesar 24,80 persen (YoY), dari Rp1,296 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp1,617 triliun pada tahun 2025.

Winardi juga menegaskan, manajemen melakukan mekanisme hapus buku sebesar Rp1,03 Triliun dengan prosentase recovery rate sebesar 18,6% atau equivalen Rp192 Miliar dan restrukturisasi sebagai langkah penyelamatan debitur yang mengalami pemburukan kolektibilitas. Adapun total kredit yang telah direstrukturisasi oleh Bank Jatim sebesar Rp 4.17 Triliun.

Tak hanya itu saja, perseroan juga agresif melakukan incentive penagihan extracomtable untuk menstimulus peningkatan penerimaan dari kredit hapus buku, memberikan keringanan bunga dan denda untuk mendorong debitur melakukan pelunasan, hingga pelunasan sebagian agunan dan fleksibilitas dalam penyelesaian penebusan agunan untuk akselerasi penyelesaian kredit.

”Dan tentu saja kami rutin monitoring & controlling secara berkala (mingguan, 2 mingguan dan bulanan) kinerja penanganan kredit bermasalah yang dipimpin oleh Direksi,” terang Winardi.

Selanjutnya terkait rencana Kelompok Usaha Bank dengan beberapa Bank Pembangunan Daerah, di tahun 2025 Bank Jatim telah menjadi induk atas 5 Bank Pembangunan Daerah (BPD). Yaitu Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank Lampung, Bank Sultra, dan Bank NTT

BACA JUGA  OJK KR 4 Jatim Siapkan 184 Ribu Vaksin Industri Jasa keuangan

”Untuk di tahun 2026 ini kami akan memaksimalkan sinergi di bidang bisnis dan keuangan serta aspek support lainnya sebagai enabler,” tutur Winardi.

Guna menopang kinerja bisnis dan meningkatkan market share, Bank Jatim didukung oleh jaringan fisik kantor cabang yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur dan layanan transaksi via digital yang memungkinkan nasabah dan bertransaksi dimana saja tanpa batasan.

Untuk JConnect sendiri, sepanjang tahun 2025 berhasil mencetak angka yang positif. Pengguna JConnect Mobile sukses mencapai 993.972 user atau tumbuh 22,40% (YoY). Sementara untuk total transaksinya berada di angka Rp 65,77 triliun, naik 29,55% (YoY).

Selanjutnya, user JConnect IB Corporate berada di angka 11.199 atau naik 14,79% (YoY) dengan jumlah transaksi sebesar Rp 23,36 triliun. Kemudian, QRIS Bank Jatim sendiri sudah mencapai 203.725 user dengan nilai transaksi sebesar Rp 3,94 triliun atau tumbuh 47,25% (YoY).

Selain itu, untuk memaksimalkan layanan perbankan untuk daerah yang memiliki potensi bisnis besar, Bank Jatim juga memaksimalkan layanan melalui AGEN JATIM. Selain utilitas transaksi perbankan, AGEN JATIM juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan penyaluran kredit utamanya melalui metode referral dengan total agen sebanyak 14,842 agen. (JM02)