Home Ekonomi Bisnis Crown Group Sudah Satu Dekade Lalu Terapkan Konsep Green Building

Crown Group Sudah Satu Dekade Lalu Terapkan Konsep Green Building

0
97
Crown Group Sudah Satu Dekade Lalu Terapkan Konsep Green Building
CEO Crown Group Iwan Sunito

Migran bantu pemulihan Australia

Menyitir seruan Business Council of Australia (BCA) tentang adanya tambahan arus migrasi yang cukup tinggi selama dua tahun ke depan, Iwan Sunito menilai sikap Dewan Bisnis Australia yang menyerukan kepada Pemerintahan Albanese untuk meningkatkan jumlah migran yang masuk ke Australia yang dapat membantu pemulihan ekonomi Australia, adalah langkah yang tepat.

Baca juga : Bank Jatim Support Pemprov Jatim Dalam Penyedian Mesin ADM Kota/Kabupaten se…

“Migrasi turun selama pandemi dan saat ini dibatasi pada 160.000 jiwa. Business Council of Australia ingin meningkatkan Batasan tersebut menjadi 220.000 jiwa pada tahun 2022-23 dan 2024, dan kemudian kembal lagi ke 190.000 jiwa,” tambah Iwan.

Masih menurut Iwan, dampak penutupan perbatasan internasional terkait pandemi COVID-19 telah mengakibatkan penurunan jumlah migrasi selama enam kuartal secara berturut-turut. Pertumbuhan penduduk selama 12 bulan terakhir sepenuhnya disebabkan oleh peningkatan alami (penambahan 136.200 jiwa), sementara migrasi dari luar negeri negatif (berkurang 67.300 jiwa) selama periode tersebut.

“Hal ini juga berdampak pada jumlah tenaga kerja di Australia. Karenanya, pemerintah Australia telah mengeluarkan kebijakan pelonggaran jumlah waktu kerja bagi mahasiswa asing yang sebelumnya dibatasi hanya 20 jam seminggu,” terangnya.

Langkah ini akan berlaku segera untuk semua siswa saat ini sudah berada di Australia ataupun yang baru akan tiba, termasuk mereka yang baru mengajukan izin kerja siswa baru. Para pelajar tesebut bahkan dapat bekerja sebelum program studi mereka dimulai. Mereka juga akan dapat bekerja lebih dari 40 jam setiap dua minggu di sektor ekonomi mana pun.

Baca juga : Sepuluh Pimpinan Otoritas Persaingan Finalkan Rencana Kerangka Persaingan ASEAN

Berdasarkan Biro Statistik Australia, pada akhir Juni 2019, 88.740 orang kelahiran Indonesia tinggal di Australia, 29,4% lebih banyak dari jumlah (68.570) pada 30 Juni 2009. Ini adalah salah satu komunitas migran terbesar di Australia, setara dengan 1,2% komunitas migran Australia dan 0,3% dari total populasi Australia.

BACA JUGA  BSI Targetkan Pembiayaan Pertashop Terhadap 1.000 Pesantren

“Sementara jumlah mahasiswa Indonesia di Australia yang tercatat per tanggal 28 Juni 2021 yakni sebanyak 12.645 mahasiswa. Ini menempatkan Indonesia di peringkat 6 jumlah mahasiswa asing terbanyak di Australia setelah Tiongkok, India, Nepal, Vietnam dan Malaysia. Dan di sinilah terlihat posisi strategis Indonesia,” ungkap Iwan Sunito.

Halaman selanjutnya: Perdana Menteri Australia Anthony Albanese…