Home Inspirations Story Dari Sales Alat Berat hingga CEO 14 Cabang: Zaky Gufron Buktikan Bisnis...

Dari Sales Alat Berat hingga CEO 14 Cabang: Zaky Gufron Buktikan Bisnis Mampu Naik Kelas Bersama BRI

0
11
Dari Sales Alat Berat hingga CEO 14 Cabang: Zaky Gufron Buktikan Bisnis Mampu Naik Kelas Bersama BRI
Dari Sales Alat Berat hingga CEO 14 Cabang: Zaky Gufron Buktikan Bisnis Mampu Naik Kelas Bersama BRI

Surabaya, JATIMMEDIA.COM — Rekam jejak karier Zaky Gufron menjadi bukti nyata bahwa pengalaman di lapangan, ketajaman melihat peluang, serta konsistensi mampu membawa pelaku usaha melangkah sangat jauh.

Berawal dari seorang tenaga penjualan (sales) yang menjajakan alat berat, kini Zaky bertransformasi menjadi Chief Executive Officer (CEO) PT Inter Tehnik Gemilang—perusahaan importir sekaligus Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) alat berat WORLD Generation yang berbasis di Sidoarjo dengan jaringan 14 kantor cabang di seluruh Indonesia.

Di balik pencapaian kesuksesan tersebut, ada proses panjang membangun kapasitas bisnis secara bertahap. Pertumbuhan bisnis Zaky tak lepas dari kemitraan strategisnya bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) yang telah terjalin kokoh selama 12 tahun.

Sebelum menduduki kursi kepemimpinan, Zaky menggembleng kemampuannya di garis depan sebagai sales alat berat. Pengalaman yang ia dapat ketika harus berhadapan langsung dengan konsumen membuatnya paham betul akan kebutuhan pasar dan peta dinamika industri.

“Pemahaman terhadap karakter pelanggan dan kebutuhan pasar menjadi bagian penting dalam membangun bisnis distribusi yang tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi juga pada jangkauan layanan,” ungkap Zaky.

Bekal tersebut ia konversikan saat mengembangkan PT Inter Tehnik Gemilang. Memasarkan berbagai armada alat berat, termasuk varian mini excavator WORLD Generation WZ60, perusahaan ini terus merambah berbagai sektor usaha dan kini ditopang oleh 14 kantor cabang penjualan guna mendekatkan layanan kepada para pelanggan di berbagai pelosok Indonesia.

Kisah sukses Zaky juga tercermin dari evolusi status kepenagihannya sebagai nasabah BRI. Memulai kemitraan pada tahun 2014 di segmen Mikro dengan pembiayaan di bawah Rp500 juta, skala usahanya terus melesat naik ke segmen Small, Medium. Seiring meningkatnya kebutuhan usahanya, perusahaan Zaky berhasil masuk ke segmen Komersial pada tahun 2026.

BACA JUGA  Gadis 8 Tahun Sumbangkan Tabungannya untuk Penanganan Covid-19 di Surabaya

Evolusi ini menandai pertumbuhan kebutuhan operasional perusahaan yang kian kompleks, mulai dari kebutuhan pembiayaan, tata kelola arus kas, hingga solusi transaksi berskala nasional.

“Saya memilih pembiayaan di BRI karena ingin memiliki mitra perbankan yang bisa mengikuti perkembangan usaha. Seiring bisnis semakin besar, kebutuhan kami juga berubah, mulai dari pembiayaan hingga layanan transaksi bahkan staf BRI ikut memberikan pendampingan terkait pengembangan usaha,” terang Zaky.