
“Jatim sering disebut sebagai center of gravity. Jadi, terkait rencana perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kaltim secara de jure posisinya disana, namun secara de facto potensi besarnya ada di Jatim,” tegasnya.
Untuk sektor pendidikan, Jatim memiliki perguruan tinggi yang terbesar kedua di Indonesia. Diharapkan, melalui pertemuan maupun kunjungan di Inggris ini akan terbuka sekaligus terjalin kerja sama dari berbagai perguruan tinggi seperti student exchange, penelitian, serta beasiswa.
“Kami berharap peningkatan kualitas SDM bisa mendapatkan ruang, peningkatan kualitas secara signifikan dari lembaga-lembaga perguruan tinggi yang ada di UK terutama yang hadir di acara ini,” harapnya.
BACA JUGA : Wujudkan Pendidikan Berkualitas Tanpa Kekerasan, Kemendikbudristek Terbitkan Permen PPKSP
Sementara itu, Dubes RI untuk Inggris dan Irlandia Desra Percaya mengatakan, bahwa Temu Bisnis dan Investasi di Inggris menghadirkan Gubernur Khofifah yang berhasil menggenjot pertumbuhan ekonomi wilayahnya 5,24 persen (y.o.y) pada triwulan II tahun 2023.
Ia berharap, para pelaku usaha, bisnis dan investor bisa banyak mencari literatur untuk mengembangkan bisnis usaha dan investasinya di Jawa Timur yang memiliki pangsa pasar sebanyak 120 juta penduduk yang berasal dari kawasan Indonesia Bagian Timur.
“Hari ini ada Gubernur Jatim, dan dibawah kepemimpinan beliau, portofolio Jatim memiliki pertumbuhan ekonomi 5,24% (y.o.y) pada Triwulan II Tahun 2023. Jatin juga konsisten menjadi salah satu provinsi dari top 3 destinasi investasi di Indonesia,” terangnya. (JM01)














