Jumlah Kunjungan Wisman Jatim pada April 2022 Meningkat, TPK Juga Meningkat

0
54
Jumlah Kunjungan Wisman April 2022 Meningkat, TPK Juga Meningkat

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Jumlah kunjungan Wisman ke Jawa Timur melalui pintu masuk Juanda pada bulan April 2022 tercatat sebanyak 1.468 kunjungan. Kondisi tersebut mengalami peningkatan yang sangat signifikan sebesar 2.475,44 persen dibandingkan dengan kondisi pada bulan Maret 2022, dimana jumlah kunjungan wisman ke Jawa Timur hanya mencapai 57 kunjungan.

Dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2021, jumlah wisman yang datang ke Jawa Timur mengalami peningkatan sebesar 1.284,91 persen, dengan jumlah wisman sebanyak 106 kunjungan. Diharapkan ke depan pandemi segera berakhir dan jumlah kunjungan Wisman ke Jawa Timur pada bulan-bulan berikutnya terus mengalami peningkatan.

Dr. Dadang Hardiwan,S.Si., M.Si. selaku Kepala BPS Jatim menjelaskan, secara umum, pola kedatangan Wisman ke Provinsi Jawa Timur pada bulan April selama tiga tahun terakhir menunjukkan tren yang naik seiring dengan berangsur pulihnya kondisi Covid-19.

Baca juga : Wagub Emil: Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Ditargetkan Selesai 11 Juni…

“Jumlah kunjungan wisman pada April 2022 merupakan jumlah tertinggi kunjungan wisman ke Jawa Timur pada bulan April dalam tiga tahun terakhir,” ujar Dadang, Kamis (2/6/2022).

Jumlah kunjungan wisman pada bulan April tahun 2021 mencapai 106 kunjungan dan jumlah kunjungan wisman pada April 2020 hanya mencapai 21 kunjungan. Jumlah kunjungan wisman yang sangat rendah selama 2 tahun terakhir tidak terlepas dari adanya pandemi Covid-19 sejak akhir tahun 2019,

Berdasarkan data BPS, tercatat jumlah kunjungan wisman terbesar merupakan warga negara berkebangsaan Malaysia sebanyak 679 kunjungan, disusul dari warga negara kebangsaan Singapura sebanyak 155 kunjungan serta 51 kunjungan wisman warga negara yang berkebangsaan India.

Tingkat Penghunian Kamar

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) merupakan salah satu indikator yang dapat mencerminkan tingkat produktivitas usaha jasa akomodasi mulai mengalami peningkatan dan cenderung mendekati 100 persen, maka dapat diartikan bahwa sebagian besar kamar akomodasi laku terjual.

See also  Mandiri Syariah Area Surabaya Kota Gelar Program Mengalirkan Berkah untuk Umat

Baca juga : Jelang Qurban, Laznas BSMU Luncurkan Campaign Kurban 1443 H Inspirasi Kebaikan

TPK hotel berbintang bulan April 2022 sebesar 38,70 persen atau turun 12,98 poin dibandingkan TPK bulan Maret 2022 sebesar 51,68 persen. Angka TPK ini berarti pada bulan April 2022 dari setiap 100 kamar yang disediakan oleh seluruh hotel berbintang yang ada di Provinsi Jawa Timur, maka setiap malamnya antara 38 persen hingga 39 persen dari total kamar diantaranya telah terjual.

Angka TPK tersebut lebih rendah 0,18 poin dibandingkan angka TPK hotel berbintang pada bulan April 2021. Sedangkan TPK hotel non bintang bulan April 2022 sebesar 17,92 persen atau turun 5,11 poin dibandingkan TPK bulan Maret 2022 yang mencapai 23,03 persen.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang di Jawa Timur bulan April 2022 mencapai 1,51 hari dan mengalami penurunan sebesar 0,12 poin jika dibandingkan dengan bulan Maret 2022, dimana rata-rata lama menginap bulan Maret 2022 mencapai 1,63 hari.

Baca juga : FK UNAIR Raih Empat Rekor MURI

Sementara itu jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, April 2021, rata-rata lama menginap bulan April 2022 mengalami penurunan sebesar 0,04 poin.

“Secara umum, rata-rata lama menginap tamu asing lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu Indonesia, masing-masing sebesar 3,78 hari dan 1,50 hari,” Jelas Dadang. (JM01)