Home Umum Langkah Strategis Indonesia Membangun Kedaulatan AI Melalui UGM Indosat NVIDIA AI Technology...

Langkah Strategis Indonesia Membangun Kedaulatan AI Melalui UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center

0
16
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha pada peresmian UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center (NVAITC), Kamis (13/08).
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha pada peresmian UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center (NVAITC), Kamis (13/08).

Optimisme serupa disampaikan Vice President of Solutions Architecture and Engineering NVIDIA, Marc Hamilton, yang melihat potensi besar talenta lokal Indonesia.

“Indonesia adalah rumah bagi komunitas peneliti, pengembang, dan inovator luar biasa yang berpotensi membentuk masa depan AI. Mulai dari sektor kesehatan dan pertanian hingga penanggulangan bencana, peluang bagi AI untuk membawa perubahan nyata sangatlah besar. Melalui UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center, NVIDIA berkomitmen untuk membekali talenta Indonesia dengan model terbuka dan keahlian terdepan di dunia guna mengubah potensi tersebut menjadi inovasi yang berdampak, baik di tingkat lokal maupun global,” tutur Marc.

Tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur, UGM Indosat NVAITC langsung mengarahkan risetnya pada tiga sektor prioritas nasional:

  • Sektor Kesehatan (eNose-TB): Pengembangan alat screening cerdas berbasis AI untuk mempercepat deteksi dan penanggulangan penyakit tuberkulosis di Indonesia.
  • Sektor Pertanian (SmartAgri): Pemanfaatan multimodal AI dan edge computing guna mendorong pertanian presisi yang adaptif terhadap iklim tropis.
  • Sektor Kebencanaan (Tech4Disaster): Pengembangan platform AI geospasial untuk meningkatkan akurasi mitigasi, pemetaan, dan penanganan bencana alam.

Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menyambut hangat hadirnya fasilitas ini sebagai pendorong hilirisasi riset di lingkungan kampus.

“UGM berkomitmen penuh mendukung ambisi AI Indonesia melalui pendidikan, riset, dan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui UGM Indosat NVAITC, kami memperluas akses terhadap infrastruktur AI canggih dan keahlian global bagi para mahasiswa dan peneliti, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas disiplin di bidang strategis seperti kesehatan, pertanian, dan ketahanan bencana. Inisiatif ini mendukung prioritas nasional dalam pendidikan tinggi, hilirisasi riset, serta pengembangan talenta dengan mempercepat adopsi AI dan menyiapkan SDM yang mampu menghadapi masa depan,” jelas Prof. Ova.

BACA JUGA  "Ada Nyata di Setiap Langkah", Indosat Perkuat Jaringan Digital di Jawa Timur Jelang Libur Nataru

Senada dengan sang Rektor, Peneliti Utama Tim Riset eNose-TB UGM, Dr. Dian Kesumapramudya Nurputra, Sp.A., menilai kemitraan ini mempercepat upaya peneliti medis lokal dalam menciptakan alat kesehatan terjangkau.

“Sebagai peneliti, kami percaya bahwa teknologi yang dikembangkan di Indonesia mampu menyelesaikan berbagai tantangan yang ada di dalam negeri. Melalui pusat teknologi ini, akses ke infrastruktur AI dan keahlian berstandar dunia akan membantu kami mempercepat riset. Langkah ini membawa kami semakin dekat pada mimpi besar untuk menghadirkan teknologi kesehatan yang terjangkau dan mudah diakses, demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh Indonesia,” kata Dr. Dian.

Peresmian pada 13 Agustus 2026 ini menjadi puncaknya proses panjang yang telah diinisiasi sejak penyusunan tata kelola pada Juli 2025 dan penandatanganan kesepakatan awal pada awal 2026. Berlandaskan semangat #LebihBaikIndosat, pusat teknologi ini siap menjadi tempat bertemunya gagasan lokal dan keahlian global demi kemajuan masyarakat Indonesia. (JM02)