Mandiri Syariah Kerjasama dengan Kemenag Jatim Lakukan Gerakan Sedekah Bareng QRIS

0
18
Mandiri Syariah Kerjasama dengan Kemenag Jatim Lakukan Gerakan Sedekah Bareng QRIS

Sidoarjo, JATIMMEDIA.COM – Banyaknya masyarakat yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) memang menimbulkan keprihatinan yang besar bagi banyak kalangan, termasuk lembaga bisnis, yang salah satunya adalah Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) Jawa Timur.

Melalui kerjasama dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kemenag Jatim), menyumbangkan 3.000 APD dan 250 paket sembako kepada Pondok Pesantren Salafiyah dan marbot masjid di wilayah Surabaya Raya (Surabaya, Gresik, Sidoarjo).

Regional CEO, RO VI Surabaya, Gunawan Arif Hartoyo menjelaskan, selain memberikan sumbangan untuk santri dan marbot masjid, Mandiri Syariah juga menjelaskan tentang pentingnya kegiatan non tunai, khususnya melalui aplikasi Quick Response for Indonesia Standard (QRIS).

“Dengan memaksimalkan gerakan non-tunai maka kita bisa mengurangi penyebaran Covid-19 karena di akui atau tidak, uang adalah salah satu sarana penyebaran virus yang paling potensial karena uang selalu berpindah tangan yang tidak bisa dijamin tangan yang pegang itu bersih,” jeas Gunawan pada jatimmedia.com, di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Jatim, Rabu (1/7/2020).

Mandiri Syariah Kerjasama dengan Kemenag Jatim Lakukan Gerakan Sedekah Bareng QRIS
Mandiri Syariah Kerjasama dengan Kemenag Jatim Lakukan Gerakan Sedekah Bareng QRIS

Gunawan juga menjelaskan potensi penggunaan QRIS bagi masjid Kemenag khusunya, yang sangat besar. Dicontohkan Gunawan; missal ASN di Kemenag Jatim ada 25.000 orang, kalau masing-masing orang bersedekah Rp 1.000 setiap jumat yang langsung masuk ke rekening masjid, maka dalam 1 minggu akan terkumpul  dana sebesar Rp 25 juta, sebulan Rp 100 juta dan setahun bisa mencapai Rp 1,2 milyar.

“Itu kalau rata-rata Rp 1.000. Kalau Rp 5.000 atau lebih ? Maka dana yang terkumpul akan sangat besar dan sangat membantu masyarakat masjid yang membutuhkan bantuan,” tambah Gunawan.

Menanggapi potensi pengumpulan dana yang cukup besar melalui QRIS di masjid, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kakanwil Kemenag Jatim), Ahmad Zayadi menilai itu adalah langkah yang sangat tepat dan efektif juga dalam menjaga penyebaran Covid-19.

“Kalau lewat QRIS, maka tidak ada uang tunai yang beredar karena langsung masuk ke rekening masjid. Ini akan mengurangi penyebaran virus yang bisa jadi menempel di uang tunai,” terangnya.

Apalagi, lanjut Ahmad Zayadi. Kemenag Jatim melalui Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kanwil Kemenag Jatim ikut berpartisipasi dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Alhamdulillah sampai tahap ke 5 kali ini, bantuan sembako dan APD yang sudah kami donasikan mencapai angka Rp 2,1 milyar. Insyaallah ini akan kami lakukan berkelanjutan,” pungkasnya.

Acara Penyerahan Peduli Covid dari Gugus Tugas Covid Kanwil Kemenag Provinsi Jatim dan Gerakan Sedekah Bareng QRIS Masjid Al Ikhlas Kanwil Kemenag Provinsi Jatim ini, dihadiri Kepala Kanwil, Kabid dan Kasie, Gugus Tugas Covid dan Takmir Mesjid Al Ikhlas Kemenag Jatim, Perwakilan Pondok Pesantren Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik penerima 3.000 APD dan Marbot/Dhuafa Penerima Sembako 250 Paket. (JM01)