Home Ekonomi Bisnis Melalui Semarak Merah Putih di Desa Doudo, BRI Dorong Kemandirian Ekonomi dan...

Melalui Semarak Merah Putih di Desa Doudo, BRI Dorong Kemandirian Ekonomi dan Penguatan Sosial Desa BRILiaN

0
8
Melalui Semarak Merah Putih di Desa Doudo, BRI Dorong Kemandirian Ekonomi dan Penguatan Sosial Desa BRILiaN
Melalui Semarak Merah Putih di Desa Doudo, BRI Dorong Kemandirian Ekonomi dan Penguatan Sosial Desa BRILiaN

Gresik, JATIMMEDIA.COM — Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Doudo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, berlangsung berbeda dan penuh makna. Lebih dari sekadar ajang pesta rakyat dan perlombaan, gelaran “Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI” pada Sabtu (22/08/2026) ini dimanfaatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk untuk memperkuat fondasi ekonomi lokal sekaligus memupuk solidaritas sosial warga.

Desa Doudo kini menyandang status sebagai salah satu “Desa BRILiaN”—sebuah program pendampingan desa terpadu dari BRI. Lewat inisiatif ini, BRI tidak sebatas menjalankan peran transaksi keuangan, melainkan terjun langsung mengawal peningkatan kapasitas UMKM, optimalisasi potensi desa, hingga perbaikan tata kelola kemasyarakatan.

Kegiatan serentak yang digelar di 18 titik unggulan ekosistem Desa BRILiaN dari Sumatra hingga Papua ini menempatkan Jawa Timur di dua lokasi, salah satunya Desa Doudo. Acara ini dihadiri oleh Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Region 12 Surabaya Reza Syahrizal Setiaputra, jajaran manajemen BRI Regional Surabaya dan Cabang Gresik, hingga jajaran Muspika Panceng, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.

Reza Syahrizal Setiaputra menegaskan bahwa penunjukan Desa Doudo merupakan langkah awal dari kemitraan yang lebih luas untuk mengubah potensi lokal menjadi nilai ekonomi yang nyata.

“Desa Brilian adalah desa terpilih yang mendapatkan pembinaan, pendampingan, dan kolaborasi langsung dari insan BRI, khususnya Mantri BRI. Fokus utamanya adalah pemberdayaan ekonomi, pengembangan potensi lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ungkap Reza di sela-sela acara.

Kisah transformasi Desa Doudo bermula saat pandemi Covid-19 memaksa banyak warganya pulang dari pekerjaan sebagai pekerja migran di luar negeri. Kepulangan ini direspon BRI dengan mengarahkan potensi lokal menjadi usaha produktif, seperti pengolahan komoditas biji mente dan budidaya Aloe Vera (lidah buaya).

BACA JUGA  Bank Indonesia Gandeng IWAPI Provinsi Jatim Implementasikan QRIS

Pendampingan BRI menyasar rantai usaha secara holistik dari hulu ke hilir—mencakup teknik produksi, pengemasan, pemasaran, hingga pembukaan akses pasar baru.

“Harapannya bukan hanya produknya yang berkembang, tetapi ada perubahan dan nilai tambah yang benar-benar dirasakan warga,” tambah Reza.

Perayaan di Desa Doudo dikemas sebagai pesta rakyat komprehensif yang mengombinasikan kegiatan ekonomi, kesehatan, dan hiburan. Warga menikmati fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis, aksi peduli, jalan sehat, senam bersama, lomba kemerdekaan, hingga panggung hiburan bersama OM Adella.