Home Umum Menjelang Lawatan ke Indonesia, Narendra Modi Dinilai Berhasil Mendorong Transformasi Ekonomi India

Menjelang Lawatan ke Indonesia, Narendra Modi Dinilai Berhasil Mendorong Transformasi Ekonomi India

0
8
Menjelang Lawatan ke Indonesia, Narendra Modi Dinilai Berhasil Mendorong Transformasi Ekonomi India
Menjelang Lawatan ke Indonesia, Narendra Modi Dinilai Berhasil Mendorong Transformasi Ekonomi India

Beberapa program kesejahteraan sosial yang berdampak langsung pada masyarakat di antaranya:

  • Pradhan Mantri Ujjwala Yojana (sejak 2016): Menyalurkan sambungan gas memasak gratis kepada lebih dari 100 juta keluarga kurang mampu, membebaskan perempuan dari ketergantungan kayu bakar sekaligus memperbaiki kualitas kesehatan rumah tangga.
  • Elektrifikasi Desa: Berhasil mengalirkan jaringan listrik ke sekitar 18.000 desa terpencil yang sebelumnya belum menikmati akses energi.
  • PM Awas Yojana: Menyediakan hunian layak dengan menyetujui pembangunan 42 juta rumah (periode 2014–2024). Setelah pelantikan Juni 2024, kabinet Modi langsung tancap gas menyetujui tambahan 30 juta rumah baru untuk wilayah pedesaan dan perkotaan.
  • PM-KISAN: Menyalurkan bantuan langsung senilai lebih dari 2,11 miliar dolar AS kepada lebih dari 92 juta petani.

Di bawah komando Modi, wajah infrastruktur India berubah total. Pemerintah meluncurkan pembangunan infrastruktur generasi baru yang mencakup perluasan jalan tol, modernisasi jalur kereta api, konektivitas digital, hingga transportasi air. Salah satu gebrakan ikonik adalah skema UDAN (Ude Desh Ka Aam Nagrik) yang mendemokratisasi akses penerbangan domestik murah antarwilayah.

Pihak Kedutaan Besar India di Indonesia menjelaskan bahwa modernisasi sektor ini merupakan instrumen penting untuk mendorong transformasi ekonomi nasional..

“PM Modi percaya bahwa transportasi merupakan sarana penting menuju transformasi. Oleh karena itu, Pemerintah India terus bekerja untuk menciptakan infrastruktur generasi masa depan,” tulis keterangan resmi Kedutaan Besar India di Indonesia.

Di sektor industri, inisiatif “Make in India” sukses mengatrol posisi India sebagai pusat manufaktur global yang ramah investasi. Hal ini dibuktikan dengan lonjakan peringkat India dalam indeks Ease of Doing Business (Kemudahan Berusaha) dari posisi 142 pada 2014, melejit ke peringkat 63 pada 2019. Keberhasilan ini juga ditopang oleh reformasi perpajakan yang berani melalui penerapan Goods and Services Tax (GST) pada 2017 dengan jargon “One Nation, One Tax”.

Melengkapi posisinya sebagai teknokrat, Modi juga dikenal sebagai pemimpin yang populis. Ia aktif memanfaatkan teknologi digital dan turun ke berbagai daerah untuk membangun komunikasi langsung tanpa sekat dengan rakyatnya, menjadikannya salah satu pemimpin dunia yang paling adaptif terhadap perkembangan teknologi komunikasi masa kini. (JM02)

BACA JUGA  Perkuat Ekonomi Pedesaan, Pemprov Jatim Gelar Kampoeng Kreasi