PLN Jatim Kejar Target Elektrifikasi 100 Persen Tercapai Tahun 2021

0
5
PLN Jatim Kejar Target Elektrifikasi 100 Persen Tercapai Tahun 2021
PLN Jatim Kejar Target Elektrifikasi 100 Persen Tercapai Tahun 2021

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Terkait rencana percepatan elektrifikasi dengan target 100 persen seluruh wilayah bisa teraliri listrik pada 2021, PLN Group Jawa Timur kembali membahasnya bersama Pemprov Jatim.

GM PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jatim, Nyoman S. Astawa mengatakan, selain bekerja sama dengan Pemprov Jatim, PLN juga meminta dukungan Kodam V Brawijaya untuk menyukseskan elektrifikasi 100 persen pada 2021.

“Dalam menyukseskan elektrifikasi, nantinya daerah-daerah terisolasi akan menggunakan PLTS yang dikelola oleh PLN,” katanya dalam rilis, Kamis (2/7/2020).

Dia mengatakan PLN juga meminta dukungan Pemprov Jatim terkait kebijakan agar masyarakat menjaga jarak aman dengan jaringan, mengingat selama ini kerap ditemui peristiwa layang-layang maupun balon udara tersangkut di jaringan listrik.

“Saat ini banyak kami jumpai layang-layang dan balon udara yang mengganggu jaringan listrik sehingga menyebabkan padam, seperti kejadian di Ponorogo 14 Juni lalu, listrik Tegangan Menengah 20.000 Volt tertimpa balon udara dan berdampak pada 21.669 pelanggan,” katanya.

Dikesempatan yang sama, Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Widodo pun menyatakan kesiapan seluruh elemennya untuk menjaga kenyamanan dan keamanan obyek vital nasional. Dia juga meminta agar selama pandemi pelayanan PLN tetap berjalan optimal.

“PLN juga diharapkan terus konsisten mengutamakan keamanan protokol Covid-19. Kami pun minta PLN berperan dalam membendung Covid-19 dengan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui beragam programnya,” terangnya.

Sementara Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, agar PLN juga tetap memberikan dukungan CSR berupa pemasangan listrik baru gratis bagi masyarakat kurang mampu, utamanya di daerah tertinggal.

“Tentunya PLN dan kami harus menyamakan pemetaan daerah tersebut berdasar azas keadilan dan pemerataan, bahwa setiap warga Jatim semua berhak mendapat akses listrik,” jelasnya. (JM01)