Home Umum Presiden Minta Kota Lain Tiru Surabaya Soal Pengolahan Sampah

Presiden Minta Kota Lain Tiru Surabaya Soal Pengolahan Sampah

0
186
Presiden Minta Kota Lain Tiru Surabaya Soal Pengolahan Sampah
Presiden Joko Widodo meresmikan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Surabaya. (Foto Biro Setpres Presiden)

“Sekali lagi saya acung dua jempol untuk pemerintah Kota Surabaya baik wali kota lama maupun yang baru. Tidak mudah memang, karena saya pernah mengalami,” imbuhnya.

Baca juga : ASN Dilarang Mudik, Pemprov Terjunkan Tim Pemantau di Titik Penyekatan

Dalam kesempatan kali ini, Kepala Negara kembali menyampaikan bahwa semangat dari pembangunan fasilitas tersebut tidak hanya terletak pada urusan penyediaan listrik semata, tapi juga hendak membenahi salah satu permasalahan soal manajemen sampah utamanya di kota-kota besar.

“Saya gonta-ganti urusan Perpres dan PP bagaimana agar seluruh kota bisa melakukan ini karena urusan sampah itu bukan hanya urusan menjadikan sampah menjadi listrik, bukan itu, tapi urusan kebersihan kota, urusan nanti kalau ada masalah pencemaran karena sampah yang ditumpuk-tumpuk kemudian kalau hujan menghasilkan limbah lindi, problem semuanya,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam laporannya mengatakan bahwa pemerintah Kota Surabaya bekerja sama dengan sejumlah pihak dalam mewujudkan PSEL Benowo ini. Menurutnya, PSEL Benowo kini bisa menghasilkan 11 Megawatt listrik.

“Hasil dari kerja sama itu dapat menghasilkan listrik alhamdulillah 11 Megawatt, yang 2 Megawatt itu dari landfill gas power plant dan yang 9 Megawatt berasal dari gasification power plant. Insyaallah Bapak, dapat kami sampaikan, semuanya itu sudah bisa beroperasi pada hari ini,” ujar Eri.

Baca juga : Jatim Isolasi 3.636 Pekerja Migran untuk Cegah Masuknya Virus Baru

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan dan peresmian PSEL tersebut antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (JM01)

BACA JUGA  Sudah 5 Kelurahan di Surabaya yang Nol Kasus Covid-19