
“Melalui MoU ini, diharapkan bisa memfasilitasi potensi yang dimiliki oleh Unair sebagai gudang dari ilmu pengetahuan untuk bisa mengaplikasikannya di lapangan,” ujarnya.
Baca juga : Suntik Vaksin Covid-19 di Surabaya Sudah Capai 675.240 Orang
Tidak hanya itu, Prof. Nasih juga menyinggung bahwa MoU yang dilakukan juga menjadi wujud dari upaya untuk mendukung program Kampus Merdeka. Pasalnya dengan belajar di lapangan, mahasiswa bisa minsinergikan banyak ilmu yang didapat di kelas dengan kondisi riil di dunia kerja.
“Terkait program kampus Merdeka, maka kerja sama ini sangat mendukung program tersebut. Oleh karena itu, kerja sama ini sangat relevan untuk mendukung dan membekali mahasiswa dalam dunia industri,” jelas Prof. Nasih.
Prof. Nasih juga berharap bahwa dari pihak Pelindo III tidak hanya sekadar menjadi tempat magang atau mencari ilmu mahasiswa. Ke depan, dari pihak Pelindo diharapkan juga bisa memberikan dan berbagi wawasan dalam bentuk kuliah tamu.
Baca juga : Alfamidi Bantu Korban Gempa di Malang Lewat Donasi Konsumen
“Dengan MoU ini, kami rasa tidak hanya memberikan kesempatan mahasiswa untuk magang dalam satu semester atau minimal tiga bulan. Tapi, dari pihak Pelindo III juga bisa bertukar gagasan dalam bentuk diskusi dan kuliah. Dan dengan ini program Kampus Merdeka bisa diwujudkan dengan maksimal,” pungkasnya. (JM01)














