Sambut Hari Bidan Nasional 2021, DKT Indonesia dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kampanyekan Pentingnya Pencegahan Stunting

0
12
Sambut Hari Bidan Nasional 2021, DKT Indonesia dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kampanyekan Pentingnya Pencegahan Stunting
Sambut Hari Bidan Nasional 2021, DKT Indonesia dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kampanyekan Pentingnya Pencegahan Stunting

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Saat ini, ada tujuh juta balita di Indonesia yang mengalami stunting, kondisi gagal tumbuh pada balita atau kerdil. Bahkan, menurut UNICEF, Indonesia adalah salah satu negara dengan beban stunting pada anak tertinggi di dunia.

Pencegahan stunting pun menjadi salah satu agenda utama prioritas kesehatan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, saat ini. Terlebih lagi, diperkirakan bahwa adanya pandemi Covid 19, akan meningkatkan angka kekurangan gizi pada anak sebesar 15% secara global.

Untuk itu, bertepatan pada Hari Bidan Nasional 2021, DKT Indonesia melalui Andalan Kontrasepsi bekerja-sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI), menghadirkan kampanye “Ayo Cegah Stunting!”, melalui iklan layanan masyarakat yang menitik-beratkan dua langkah pencegahan stunting utama, yaitu dengan melakukan konsultasi kehamilan dan perencanaan keluarga.

Baca juga : BPJS Kesehatan Gandeng PT Pegadaian Kembangkan Produk Gadai dan Fasilitas Gadai…

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI), Dr. Emi Nurjasmi, M.Kes., mengungkapkan, salah satu faktor tingginya angka stunting di Indonesia dikarenakan jarak antar kehamilan yang terlalu dekat.

“Selain itu, faktor asupan gizi pada masa kehamilan serta rutin tidaknya Ibu melakukan pemeriksaan kehamilan pada saat mengandung, juga berkontribusi,” ujarnya melalui media rilis yang diterima jatimmedia.com, Kamis (24/6/2021).

Sementara President Director DKT Indonesia, Juan Enrique Garcia mengungkapkan, sebagai organisasi kesehatan reproduksi dan KB terbesar di Indonesia, pihaknya merasa perlu untuk mengkomunikasikan pentingnya langkah pencegahan stunting, dikarenakan kesuksesan program KB di Indonesia juga berdampak secara langsung terhadap angka penurunan stunting”.

Baca juga : Ini 2 Even International yang akan Digelar Indonesia Dalam Waktu Dekat

Dalam iklan layanan masyarakat “Ayo Cegah Stunting!”, Ikatan Bidan Indonesia merekomendasikan langkah berikut yang perlu dilakukan oleh Ibu dan Ayah untuk mencegah stunting, antara lain:

  • Melakukan konsultasi kehamilan secara berkala, minimal sekali pada trimester pertama dan kedua, dan satu kali setiap bulan pada trimester ketiga kehamilan yang dapat dilakukan di klinik Bidan maupun Dokter Kandungan terdekat;
  • Merencanakan jarak kehamilan untuk tumbuh kembang buah hati yang optimal dengan melakukan konsultasi Keluarga Berencana, yang meliputi penggunaan metode kontrasepsi modern seperti Pil KB, KB Suntik, IUD, Implan maupun Kondom. Jarak kehamilan yang ideal berkisar antara minimal 2 hingga 5 tahun.
  • Melakukan pemeriksaan terhadap perkembangan si kecil secara teratur yang disesuaikan dengan KMS (Kartu Menuju Sehat) dan lakukan vaksinasi serta imunisasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh IDAI.

Baca juga : Wagub Emil Optimis PPKM Mikro Mampu Kurangi Penyebaran Covid-19 di Bangkalan

“Pencegahan terhadap stunting itu penting, salah satu hal sederhana yang bisa dilakukan oleh calon Ibu dan Ayah adalah dengan melakukan perencanaan keluarga” Ujar Dr. Emi Nurjasmi, M.Kes.

Kampanye “Ayo Cegah Stunting” rencananya akan ditayangkan di lima TV Nasional pada bulan Juni hingga Agustus 2021 dan menjangkau 33,8 juta masyarakat Indonesia. (JM01)