Home Umum Semangat Pantang Menyerah dan Tiga Pesan Cak Hasan dalam Wisuda ke-120 Unesa

Semangat Pantang Menyerah dan Tiga Pesan Cak Hasan dalam Wisuda ke-120 Unesa

0
7
Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes. (Cak Hasan) bersama Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof. Dr. Martadi, M.Sn., seusai prosesi wisuda.
Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes. (Cak Hasan) bersama Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof. Dr. Martadi, M.Sn., seusai prosesi wisuda

Gelaran Wisuda ke-120 ini menghasilkan 12 lulusan terbaik dari berbagai fakultas. Mereka mendapat apresiasi dari Unesa berupa tabungan pendidikan dan beasiswa lanjut studi di kampus yang dikenal sebagai ‘Rumah Para Juara’ tersebut.

Prof. Martadi menambahkan bahwa komitmen Unesa dalam mengapresiasi kompetensi mahasiswa tidak hanya terbatas pada dunia industri, melainkan juga membuka pintu selebar-lebarnya untuk pengembangan karier akademik di dalam kampus.

“Lulusan terbaik yang memenuhi kualifikasi dan standar kompetensi Unesa tentu memiliki peluang besar untuk ditarik menjadi dosen di sini. Sebagai bukti kualitas lulusan kita, pada wisuda kali ini bahkan ada salah satu wisudawan terbaik yang sukses meraih dua beasiswa S2 sekaligus, yakni dari Unesa dan dari salah satu universitas di Korea Selatan,” pungkasnya.

Momen Haru: Ijazah Terakhir untuk Linda

Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes. (Cak Hasan) menyampaikan ijazah kelulusan Linda Ayu Tivani (22) . Mahasiswi Jurusan Ekonomi yang berpulang pada akhir Mei
Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes. (Cak Hasan) menyampaikan ijazah kelulusan Linda Ayu Tivani (22) . Mahasiswi Jurusan Ekonomi yang berpulang pada akhir Mei lalu.

Di tengah atmosfer kebahagiaan, suasana seketika berubah hening dan khidmat saat nama Linda Ayu Tivani (22) dipanggil. Mahasiswi Jurusan Ekonomi tersebut berpulang pada akhir Mei lalu akibat sakit paru-paru yang dideritanya, hanya beberapa pekan sebelum momen kelulusan impiannya tiba.

Langkah penuh ketegaran diambil oleh ibunya, Kartiwi, warga Kandangan, Kediri. Ia berjalan menuju podium untuk mewakili almarhumah putrinya menerima ijazah langsung dari tangan Rektor.

Kartiwi mengenang putri sulungnya sebagai sosok mandiri dan pendiam yang jarang mengeluh. Di tengah kondisi kesehatan yang terus menurun hingga harus menjalani prosedur medis berulang kali, Linda tetap bersikeras menyelesaikan tugas kuliahnya.

“Saya bilang cuti saja dulu karena badannya sudah sakit. Tapi dia tidak mau. Katanya nanti beasiswanya hilang,” cerita Kartiwi dengan mata berkaca-kaca.

Cak Hasan di hadapan keluarga dan seluruh wisudawan menyampaikan duka cita sekaligus penghormatan atas kegigihan almarhumah.

BACA JUGA  RSUP Kemenkes Surabaya Perkuat Layanan "Code Stroke" demi Tekan Angka Disabilitas

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Hari ini, pihak keluarga hadir untuk menerima bukti kelulusan yang menjadi buah dari perjuangan luar biasa almarhumah selama menempuh pendidikan di Unesa,” ucap Cak Hasan dengan penuh rasa hormat.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kegigihan almarhumah, Unesa berkomitmen untuk memberikan beasiswa penuh kepada adik kandung Linda, Carolina Anjelin Valeta (16).

“Nanti adiknya akan kami beri beasiswa untuk melanjutkan studi di Unesa setelah lulus sekolah,” ujar Cak Hasan. Langkah nyata ini diharapkan dapat meneruskan semangat dan cita-cita yang telah dirintis oleh sang kakak. (JM02)