Home Umum Gubernur Khofifah Lepas Pelayaran RS Terapung Ksatria Airlangga Bagi Masyarakat Kepulauan Madura

Gubernur Khofifah Lepas Pelayaran RS Terapung Ksatria Airlangga Bagi Masyarakat Kepulauan Madura

0
43
Gubernur Khofifah Lepas Pelayaran RS Terapung Ksatria Airlangga Bagi Masyarakat Kepulauan Madura
Gubernur Khofifah Lepas Pelayaran RS Terapung Ksatria Airlangga Bagi Masyarakat Kepulauan Madura

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas pelayaran  pengabdian masyarakat  melalui Airlangga Community Development Hub (ACDH) Rumah Sakit Terapung (RST) Ksatria Airlangga di Muara Kalimas, di depan kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (14/5/2022).

RST Ksatria Airlangga ini merupakan rumah sakit terapung yang dimiliki oleh Universitas Airlangga (Unair) dengan misi pelayanan kesehatan dan pengabdian masyarakat di daerah-daerah terpencil kepulauan Indonesia.

Kapal yang dilengkapi dengan peralatan medis canggih yang setara dengan peralatan rumah sakit pada umumnya ini, sejak berlayar pertama kali pada tahun 2017, RST Ksatria Airlangga telah berlayar ke sejumlah pulau-pulau kecil di Indonesia.

Baca juga : FKH UNAIR Bentuk Tim Tangani Wabah PMK di Jatim

Misi yang berlangsung dari tanggal 14 Mei-10 Juli 2022 ini merupakan misi ke-63 dari RST Ksatria Airlangga, yang kali ini akan mengunjungi pulau-pulau di Sumenep, Madura, yakni Pulau Gili Raja, Gili Genting, Gili Iyang, Sapudi, Raas, Sapeken, Sepanjang, Sakala, Pagerungan Besar, dan Pagerungan Kecil.

Usai melepas perjalanan RST Ksatria Airlangga, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa salah satu tugas besar untuk melakukan pemerataan kesejahteraan adalah melalui peningkatan layanan, baik kesehatan, pendidikan maupun program ekonomi di daerah-daerah kepulauan.

“Untuk itu, apa yang dilakukan oleh RST Ksatria Airlangga ini menjadi misi kemanusiaan yang tentunya dapat memberikan layanan kesehatan, pendidikan serta ekonomi ke berbagai wilayah kepulauan di Madura yang tentunya ini dapat memberikan perluasan pemerataan  kesejahteraan bagi masyarakat di kepulauan,” katanya.

Dalam membangun pemerataan kesejahteraan di wilayah kepulauan, lanjut Khofifah, salah satunya bisa dilakukan dengan membangun konektivitas yang baik antara pulau yang satu dengan lainnya. Dengan konektivitas yang baik tersebut, maka akan memudahkan pelayanan publik bagi masyarakat disana.

BACA JUGA  Siswa Kelas 6 Sampoerna Academy Ciptakan 3-in-1 Tree, Solusi Kurangi Tingkat Polusi Udara

Baca juga : Akses Layanan Makin Mudah, Peserta JKN–KIS Cukup Gunakan KTP

“Kami menyadari ini tidak mudah untuk bisa membangun konektivitas dengan cepat seperti yang ada di daratan. Kami mencobanya dengan membangun public transportation yang lebih memuliakan saudara kita di kepulauan Madura. Seperti dengan membangun pelabuhan Jangkar dari Situbondo ke berbagai pulau di Sumenep dengan fasilitas pelabuhan yang baik, kemudian juga ada jembatan movable bridge serta kapal ferry baru full AC,” tambah Ketua Umum IKA Unair ini.

Gubernur Khofifah optimistis bahwa akses konektivitas melalui jalur transportasi laut dan akses pelabuhan antar pulau yang berjalan baik, akan memudahkan percepatan pembangunan layanan kesehatan, pendidikan dan pelayanan publik yang baik bagi masyarakat terutama di wilayah kepualauan.

“Kita berharap bahwa apa yang kita lakukan ini bisa memberikan nilai tambah baik bagi yang melakukan, maupun bagi masyarakat yang akan mendapatkan layanan. Jadi program-program sinergi yang mungkin bisa kita bangun ke depannya, mohon  dikomunikasikan dengan OPD Pemprov terkait agar sinerginya lebih kuat,” katanya.

Untuk itu, ia mengajak tim community development Unair dapat menjalin kerja sama dengan OPD terkait. Misalnya, Fakultas Perikanan dan Kelautan bisa membangun kemitraan dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Jatim terkait budidaya perikanan dan kelautan yang ada di wilayah kepulauan serta bagi pemberdayaan para nelayan.

Baca juga : Wagub Sebut Pendidikan Vokasi Bisa Jadi Jawaban Realita Landscape Ekonomi Masa…

“Kami harap di antara seluruh program penyetaraan berbasis sektor-sektor potensi lokal, ditambah dengan tim dari layanan kesehatan ini bisa membangun sinergitas bersama. Saya rasa ini akan memberikan penguatan dari program besar yang kita bisa bangun bersama,” terangnya.

BACA JUGA  Shopee bersama KlikDokter Hadirkan Layanan Kesehatan 

Misi pelayanan yang dibawa oleh RST Ksatria Airlangga tidak hanya di bidang kesehatan. Tetapi juga di bidang community development seperti pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang. Misal terkait daya dukung alam dan lingkungan, sektor kelautan dan perikanan, serta intervensi dari ilmu multidisiplin. (JM01)