Home Umum PTNBH di Unesa Kaji Ulang SPMB : Demi Seleksi Lebih Objektif!

PTNBH di Unesa Kaji Ulang SPMB : Demi Seleksi Lebih Objektif!

0
24
Majelis Senat Akademik Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) menggelar Sidang Paripurna 2025 di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), 19-21 Juni 2025
Majelis Senat Akademik Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) menggelar Sidang Paripurna 2025 di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), 19-21 Juni 202

Surabaya, JATIMMEDIA.COM  –  Majelis Senat Akademik Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) menggelar Sidang Paripurna 2025 di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), 19-21 Juni 2025. Mengusung Tema ‘ Mengkaji Ulang Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru Untuk Sinkronisasi Dengan Sistem Pendidikan Dasar Dan Menengah’ sidang ini bertujuan untuk menciptakan keselarasan dalam sistem pendidikan nasional.

Wakil Rektor I Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Unesa sekaligus Ketua Acara, Dr. Martadi, M.Sn, menjelaskan bahwa pengkajian ulang ini mendesak dilakukan mengingat banyak keluhan terkait standar rapor yang tidak seragam. “Begitu mahasiswa masuk dan kami tracing prestasinya, hasilnya tidak signifikan. Sehingga, hal ini menjadi PR bagi kita semua,” ujar Dr. Martadi di sela kegiatan pada Jumat (20/06/25).

Lebih lanjut, Dr. Martadi menyoroti beberapa permasalahan mendasar yang menjadi fokus pembahasan, antara lain perbedaan standar penilaian rapor antar sekolah, banyaknya jalur masuk perguruan tinggi yang belum tentu efektif, serta beban berlebih yang ditanggung peserta didik. “Pendidikan itu kan satu paket, karena saling bergantung antara pendidkan dasar dan pendidikan tinggi, kalau tidak ada sinkronisasi akan menjadi problem untuk semua termasuk untuk anak itu sendiri” tegasnya.

Dr Martadi juga menyampaikan output dari Sidang Paripurna adalah Rekomendasi  kepada Kementrian Pendidikan Tinggi  dan Kementrian Pendidikan dasar yang bertujuan  untuk penyederhanaan dan keselarasan antara sistem seleksi masuk perguruan tinggi dan tes kelulusan di SMA/SMK. “Rekomendasi tentu juga akan kami sampaikan pada Perguruan Tinggi masing-masing karena mereka punya otoritas untuk melakukan pengawasan akademik pada masing-masing Perguruan Tinggi suapaya dua sisi berjalan harmonis” jelasnya.

“Dengan demikian,”  tambah Dr Martadi “Sidang Paripurna ini diharapkan dapat menghasilkan sistem seleksi masuk perguruan tinggi yang lebih harmonis, sinkron dengan sistem pembelajaran di SMA/SMK, lebih sederhana, dan yang terpenting, lebih objektif dan berkeadilan bagi seluruh calon mahasiswa.”

BACA JUGA  Menpora Resmikan Laboratorium Olahraga di Unesa, Fokus Siapkan Atlet Olimpiade

Sidang Paripurna 2025 ini dihadiri oleh 170 delegasi dari 24 PTNBH se Indonesia, serta menghadirkan tujuh narasumber kunci, termasuk Wakil Menteri dari Kementerian Pendidikan Dasar, Staf Khusus dari Direktorat Jenderal Riset dan  Teknologi, Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D.( Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah) dan Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok S.T.,M.T. Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia yang sekaligus menjadi Ketua Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB)2025. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan menunjukkan komitmen bersama untuk peningkatan kualitas pendidikan nasional secara menyeluruh. (JM02)