Home Ekonomi Bisnis Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

0
36
Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat
Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Di tengah dinamika ekonomi yang menantang sepanjang tahun 2025, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) membuktikan dengan kinerja yang solid. Tidak sekadar bertahan, bank kebanggaan warga Jawa Timur ini justru berhasil mencatatkan lompatan kinerja yang signifikan, mulai dari pertumbuhan laba dua digit hingga penuntasan ambisi besar menjadi induk Kelompok Usaha Bank (KUB).

Dalam acara Analyst Meeting yang digelar di Hotel Discovery SCBD Jakarta, Senin (30/03), Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, memaparkan bagaimana manajemen mengarahkan perusahaan hingga mampu membukukan laba bersih sebesar Rp 1,54 triliun (Bank Only), melonjak 20,65% dibandingkan tahun sebelumnya.

Winardi menjelaskan, manajemen telah mengimplementasikan beberapa strategi untuk menjaga performa bisnis dan keuangan Bank Jatim. Antara lain keseimbangan dalam pengelolaan Dana Pihak Ketiga dengan memperbesar rasio dana murah dan juga penerbitan obligasi untuk mendukung portofolio stable fund Bank.

Selain itu, Bank Jatim juga melakukan penyaluran pinjaman yang lebih selektif pada sektor prospektif dengan paralel memperdalam penetrasi bisnis kredit konsumer, disiplin dalam pengaturan untuk pos pendapatan dan beban melalui efisiensi dan peningkatan transaksi digital untuk meningkatkan pendapatan non bunga, serta agresif mengendalikan kualitas aset agar sesuai dengan risk appetite.

“Untuk mendukung visi menjadi BPD Nomor 1 Di Indonesia, kami kembali melanjutkan journey transformasi melalui 5 pilar utama. Yaitu aspek tata Kelola dan manajemen risiko, optimalisasi bisnis berbasis ekosistem, peningkatan kompetensi manpower sebagai asset utama, penguatan teknologi informasi dan digitalisasi proses bisnis, serta optimalisasi sinergi bisnis untuk Kelompok Usaha Bank,” papar Winardi.

Nilai asset Bank Jatim per 2025 lanjut Winardi, sukses berada di angka Rp 105,8 triliun atau tumbuh 3,70% (YoY). Adapun komposisi asset berasal dari kontribusi asset produktif, antara lain peningkatan penyaluran kredit sebesar Rp67,2 Triliun atau meningkat sebesar 4,98% (YoY), pengelolaan bisnis treasury, hingga dana pihak ketiga yang tumbuh sebesar 1,43% (YoY).

BACA JUGA  Bank Jatim Dukung Program Kemenkeu Melalui Bantuan UMKM & KUR

”Bank Jatim juga sukses membukukan laba bersih sebesar Rp 1,54 triliun atau naik 20,65% dari tahun sebelumnya,” paparnya.

Dari angka penyaluran kredit Bank Jatim (Bank Only) yang berhasil tumbuh konservatif sebesar 4,98% (YoY) atau Rp 67,24 triliun tersebut, komposisinya terdiri dari kredit konsumer Rp 36,54 triliun atau meningkat 6,20% (YoY) dan kredit produktif sebesar Rp 30,7 triliun atau meningkat 3,55% (YoY).

Winardi menambahkan, di tahun 2025, fokus manajemen menitikberatkan pada penetrasi dana murah dengan menggunakan pola pendekatan transaction banking dan juga berbasis pada bisnis ekosistem untuk meningkatkan jumlah dana dan juga jumlah nasabah.