Home Umum Penuh Khidmat, Ratusan Umat Buddha Rayakan Hari Raya Waisak 2570 B.E. di...

Penuh Khidmat, Ratusan Umat Buddha Rayakan Hari Raya Waisak 2570 B.E. di Vihara Dhammajaya Surabaya

0
4
Penuh Khidmat, Ratusan Umat Buddha Rayakan Hari Raya Waisak 2570 B.E. di Vihara Dhammajaya Surabaya
Penuh Khidmat, Ratusan Umat Buddha Rayakan Hari Raya Waisak 2570 B.E. di Vihara Dhammajaya Surabaya

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Suasana khidmat dan damai menyelimuti Vihara Dhammajaya Surabaya pada Minggu, (31/05). Hampir 500 umat Buddha dari berbagai penjuru Kota Surabaya berkumpul dengan penuh sukacita untuk memperingati Hari Raya Waisak 2570 B.E.

Acara sakral ini dipimpin langsung oleh Romo Widya Kusuma, selaku pendiri Vihara Dhammajaya sekaligus pemimpin puja dalam perayaan tahun ini.

Rangkaian perayaan diawali dengan prosesi Pradaksina, sebuah ritual berjalan kaki mengelilingi vihara sebanyak tiga kali. Dalam prosesi ini, umat berjalan dengan penuh hormat sambil membawa persembahan berupa buah, bunga, lilin, dan dupa.

“Proses Pradaksina ini merupakan tradisi umat Buddha untuk menghormati Sang Buddha dengan cara mengelilingi vihara sebanyak tiga kali membawa sarana persembahan,” jelas Romo Widya.

Setelah prosesi di luar ruangan selesai, umat kemudian melangkah naik ke dalam ruang utama vihara. Di sana, mereka meletakkan persembahan dan bersama-sama membacakan doa-doa suci atau Paritta.

Romo Widya menjelaskan bahwa pembacaan Paritta ini bertujuan untuk merenungkan kembali jasa-jasa besar Sang Buddha, sesosok guru agung yang telah mencapai penerangan sempurna.

Dalam pesannya, Romo Widya mengingatkan kembali bahwa Waisak adalah momentum suci untuk memperingati tiga peristiwa penting (Trisuci Waisak) dalam kehidupan Buddha Gautama, yaitu:

  1. Kelahiran Pangeran Siddhartha.
  2. Pencapaian Penerangan Sempurna menjadi Buddha.
  3. Wafatnya Sang Buddha (Parinibbana).

Di tengah situasi dunia yang saat ini dipenuhi dengan berbagai tantangan dan persoalan, Romo Widya mengajak umat untuk kembali ke inti ajaran Buddha, yaitu pentingnya menjaga pengendalian diri. Menurutnya, kedamaian sejati harus selalu dimulai dari dalam hati dan pikiran masing-masing.

Romo Widya Kusuma, selaku pendiri Vihara Dhammajaya sekaligus pemimpin puja dalam perayaan.
Romo Widya Kusuma, selaku pendiri Vihara Dhammajaya sekaligus pemimpin puja dalam perayaan.

“Kami berharap semangat Waisak ini dapat menginspirasi seluruh masyarakat untuk mempererat tali persaudaraan, menjaga toleransi, dan bersama-sama menciptakan kehidupan yang damai serta penuh kebajikan. Semoga Cahaya Waisak menerangi hati semua makhluk, membawa kedamaian, kebahagiaan, dan kebijaksanaan bagi dunia,” harapnya.

BACA JUGA  Perkuat Solidaritas Ramadan, BRI Region 12 Surabaya Salurkan 700 Paket Sembako bagi Warga Embong Kaliasin

Memasuki acara puncak, seluruh umat yang hadir melakukan meditasi bersama dalam keheningan total untuk menyambut Detik-Detik Waisak. Romo Widya menceritakan bahwa momen ini sangat sakral karena bertepatan dengan saat bulan mencapai purnama sempurna.

Menutup rangkaian perayaan, Romo Widya turut menyampaikan pesan mendalam dari Bhante Bhikkhu Abhayavaso. Melalui perayaan Waisak tahun ini, seluruh umat Buddha diharapkan untuk selalu mawas diri dan aktif memerangi sifat-sifat negatif yang ada di dalam batin.

Umat diajak untuk mengikis rasa iri, dengki, kebencian, serta ego pribadi, demi terciptanya kehidupan yang lebih harmonis bagi sesama.(JM02)