Home Inspirations Story Kisah Inspiratif Fauzi: Mantan Pekerja Migran yang Jadi Pahlawan Finansial sebagai Agen...

Kisah Inspiratif Fauzi: Mantan Pekerja Migran yang Jadi Pahlawan Finansial sebagai Agen BRILink di Pulau Kangean

0
4
Kisah Inspiratif Fauzi: Mantan Pekerja Migran yang Jadi Pahlawan Finansial di Pulau Kangean
Kisah Inspiratif Fauzi: Mantan Pekerja Migran yang Jadi Pahlawan Finansial di Pulau Kangean

Sumenep, JATIMMEDIA.COM – Jauh dari hiruk-pikuk pusat kota, masyarakat Desa Angkatan di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, kini tak perlu lagi merisaukan jarak dan waktu untuk urusan perbankan. Di pulau yang terpisah dari daratan utama Madura ini, sebuah kios kecil milik pria bernama Fauzi telah menjelma menjadi jantung aktivitas keuangan warga setelah dirinya resmi menjadi Agen BRILink.

Sebelum sukses membangun episentrum finansial di desanya, Fauzi adalah seorang perantau. Sejak tahun 2018 hingga 2020, ia menghabiskan hari-harinya di negeri jiran Malaysia sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) demi menghidupi keluarga. Pengalaman hidup di negeri orang menempanya menjadi pribadi yang mandiri dan jeli melihat peluang.

Titik balik hidupnya terjadi pada tahun 2020. Berbekal tabungan hasil merantau dan kerinduan pada kampung halaman, Fauzi memutuskan pulang ke Pulau Kangean. Alih-alih bingung mencari kerja, ia justru menangkap peluang besar di tengah keterbatasan akses perbankan yang dialami warga pulau.

“Saya melihat hampir 100% penduduk di sini adalah nasabah BRI yang membutuhkan layanan cepat tanpa harus menempuh perjalanan jauh untuk layanan perbankan. Saya pun memberanikan diri menjadi BRILink Agen pada tahun 2020,” cerita Fauzi, Jumat (12/06).

Memulai usaha di wilayah kepulauan tentu bukan perkara mudah. Pada awal perjalanannya, tidak sedikit warga yang ragu untuk bertransaksi di kiosnya. Namun, lewat pelayanan yang ramah dan jaminan keamanan yang konsisten, Fauzi berhasil mengikis keraguan tersebut.

Kini, setiap hari kios sederhananya melayani rata-rata 50 hingga 60 transaksi. Mulai dari urusan tarik tunai, transfer antarbank, hingga pembayaran berbagai tagihan rutin, semua bisa diselesaikan di kios Fauzi yang buka mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Kios tersebut kini telah berubah fungsi menjadi “kantor bank” mini yang memangkas jarak bagi pelaku UMKM, pelajar, hingga lansia.

BACA JUGA  Five Dock: Kejelian Strategi Iwan Sunito di Investasi Properti

Bagi Fauzi, profesi ini memberikan kepuasan batin yang tidak bisa diukur dengan materi. Kehadirannya terbukti nyata mempermudah hidup orang banyak.

Di samping itu, perjalanannya sebagai agen juga sempat menguji integritas. Fauzi mengenang suatu hari ketika ia melakukan kekeliruan fatal dengan memberikan kelebihan uang kembalian sebesar Rp10 juta kepada seorang pelanggan. Beruntung, kejujuran masyarakat setempat menjadi penolongnya.

“Alhamdulillah nasabahnya jujur mau mengembalikan langsung ke saya, padahal saya tidak tahu uang saya terbayar lebih,” ungkapnya penuh rasa syukur.

Keputusan Fauzi untuk berhenti merantau terbukti tepat. Kehadiran Agen BRILink ini tidak hanya berdampak bagi tetangganya , tetapi juga mengangkat kesejahteraan keluarganya sendiri. Pendapatan dari komisi transaksi kini lebih dari cukup untuk menjamin masa depan keluarganya.

Kini, setiap kali warga Desa Angkatan melakukan transfer untuk anak yang kuliah di kota atau sekadar menarik tunai hasil bumi, mereka akan teringat pada Fauzi. Ia telah membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang bagi kemajuan layanan keuangan digital di pelosok negeri.

Keberhasilan ini diakui Fauzi tak lepas dari dukungan penuh Bank BRI yang memberikan pendampingan, branding tempat usaha, hingga prioritas layanan di loket teller kantor cabang. Menatap masa depan, Fauzi berharap fitur layanan digital ini bisa terus berkembang. Ia memimpikan suatu saat warga Kangean bisa membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak kendaraan bermotor wilayah Jawa Timur langsung dari kiosnya.

Fauzi bersama Kios BRILink miliknya.
Fauzi bersama Kios BRILink miliknya.

Kisah sukses Fauzi menjadi salah satu cerminan dari masifnya jaringan inklusi keuangan yang tengah dibangun oleh BRI di ujung timur Madura.

Branch Manager BRI Branch Office Sumenep, Ali Topan, menegaskan bahwa pihak diler perbankan terus berkomitmen menghadirkan solusi keuangan yang efisien, terjangkau, dan mudah diakses, bahkan hingga ke wilayah pelosok dan kepulauan.

BACA JUGA  Dari India ke Surabaya: Sahil Jha Ajak Generasi Muda Save Soil

“Saat ini di Sumenep sendiri terdapat 895 BRILink Agen aktif yang tersebar di berbagai lokasi. Ini merupakan komitmen nyata BRI Sumenep dalam menghadirkan solusi keuangan yang efisien, terjangkau dan mudah diakses bagi semua masyarakat wilayah Sumenep,” jelas Ali Topan.

Melalui sinergi kemitraan seperti ini, BRI tidak sekadar menempatkan masyarakat sebagai konsumen layanan perbankan, melainkan melibatkan mereka secara aktif sebagai penggerak roda ekonomi digital di tingkat desa. Lewat cara inilah, mantan pekerja migran seperti Fauzi mampu menemukan arti kesuksesan yang sejati: menjadi sosok yang bermanfaat dan mandiri di tanah kelahirannya sendiri. (JM02)