
Surabaya, JATIMMEDIA.COM — Dalam upaya mempercepat langkah internasionalisasi dan meningkatkan mutu pendidikan, Fakultas Psikologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) baru-baru ini melangsungkan kunjungan kerja strategis ke Malaysia. Berlangsung selama dua hari pada 10–11 Juni 2026, lawatan ini secara khusus menyasar tiga perguruan tinggi papan atas di Negeri Jiran.
Tiga kampus terkemuka yang menjadi tujuan delegasi Unesa adalah School of Psychology, Faculty of Medical and Life Sciences di Sunway University, Fakultas Psikologi dan Kesejahteraan Manusia di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), serta Faculty of Arts and Social Sciences di University of Malaya.
Dekan Fakultas Psikologi Unesa, Dr. Diana Rahmasari, S.Psi., M.Si. Psikolog, memaparkan bahwa agenda lintas negara ini merupakan wujud nyata komitmen fakultas dalam memperlebar jejaring akademik di kancah global. Langkah ini sekaligus ditujukan untuk mendongkrak kualitas tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Pertemuan antar kampus ini tidak hanya membahas peluang mobilitas pertukaran dosen dan mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah sharing best practice mengenai tata kelola program studi, pengembangan riset, manajemen akademik, hingga strategi penguatan kolaborasi internasional.
Satu hal yang menjadi agenda sentral dalam lawatan ini adalah pematangan rencana pendirian Program Doktor (S3) Psikologi di Unesa. Rekam jejak dan pengalaman mumpuni dari Sunway University, UKM, dan University of Malaya dijadikan rujukan penting dalam merancang kurikulum pascasarjana tersebut.
Dalam kunjungannya, tim Unesa menggali secara mendalam berbagai aspek pengelolaan pendidikan tingkat doktoral. Fokus diskusinya mencakup perancangan kurikulum berbasis riset, sistem pembimbingan disertasi, standardisasi mutu akademik, pembangunan budaya publikasi ilmiah, hingga cara jitu membangun koneksi penelitian lintas negara.
“Melalui benchmarking ini, Fakultas Psikologi dapat banyak gambaran mengenai berbagai praktik baik yang telah diterapkan oleh institusi mitra dalam mengelola pendidikan doktoral yang berorientasi pada kualitas riset dan kolaborasi global,” jelas Dr. Diana.
Selain berdiskusi di ruang rapat bersama jajaran pimpinan dan dosen setempat, rombongan Unesa juga diajak melihat langsung ekosistem penunjang akademik. Mereka melakukan observasi ke sejumlah fasilitas vital, seperti laboratorium, pusat-pusat riset, serta sarana khusus mahasiswa pascasarjana.
Peninjauan ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana institusi sebaiknya memfasilitasi mahasiswa doktoral agar produktivitas riset mereka dapat lebih maksimal.
Menyimpulkan hasil perjalanan akademik tersebut, Dr. Diana kembali menegaskan pentingnya wawasan baru yang didapat oleh timnya.
“Kunjungan ke berbagai universitas terkemuka di Malaysia memberikan wawasan yang sangat berharga bagi kami, khususnya terkait pengelolaan pendidikan doktor yang berorientasi pada kualitas riset, kolaborasi internasional, dan inovasi. Berbagai praktik baik yang kami pelajari akan menjadi referensi penting dalam meningkatkan kualitas akademik dan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi,” tambahnya.

Menurutnya, penguatan kualitas akademik ini sejalan dengan visi Fakultas Psikologi Unesa untuk menghasilkan lulusan yang unggul, tangguh, adaptif, inklusif, dan inovatif dalam pengembangan ilmu maupun layanan psikologi bagi masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, kunjungan ini menghasilkan komitmen untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang, meliputi penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan kegiatan akademik internasional, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia. (JM02)














