
Yang tidak kalah penting, tambah Khofifah, adalah perihal loyalitas kepada NKRI. Sehingga tidak ada pikiran dan gagasan selain yang berdasarkan kepada Pancasila.
“Tidak boleh ada toleransi bagi PNS di Jawa Timur dan juga di negeri ini untuk mengusung gagasan di luar Pancasila dalam berbangsa dan bernegara, tidak boleh ada gerakan yang tidak seiring dengan NKRI. Pikiran kita harus merah putih, hati kita merah putih dan gerakan kita harus merah putih,” tegas Khofifah.
BACA JUGA : Pemrov–KONI Jatim Lepas Atlet Jatim ke SEA Games XXXII Kamboja
Tak hanya itu, Khofifah juga menekankan bahwa ASN harus adaptif, karena perubahan-perubahan baik di Jawa Timur, nasional, maupun dunia menjadikan kemampuan beradaptasi menjadi sangat penting.
“Karena itu saya seringkali mengajak di antara kita semua harus menjadi game changer. Setiap perubahan-perubahan harus bisa beradaptasi. Bagaimana perubahan itu menjadi kekuatan kita untuk saling mengisi dan menjadikan Jawa Timur tetap menjadi provinsi paling maju dan terdepan di antara seluruh provinsi di Indonesia,” ucapnya.
Khofifah juga mengatakan, meski setiap ASN yang disumpah pada awalnya adalah pada posisi staf, merekalah yang merupakan kunci produktivitas serta kerja efektif dan inovatif Pemprov Jawa Timur yang akan dating, mengingat mereka menjadi ujung tombak bahkan penentu kesuksesan tiap program yang ada.
Terakhir, Khofifah menjelaskan bahwa kolaborasi juga merupakan hal vital. Sebab, kolaborasi menjadi kunci menghadapi disrupsi dan era industri 4.0, society 5.0, dan bahkan 6.0.
Kepada seluruh kepala OPD, Gubernur Khofifah meminta agar setiap ASN yang baru mengikuti sumpah / janji dibimbing. Agar tiap mereka dapat menjadi tenaga-tenaga inovator yang akan melakukan percepatan pergerakan dari seluruh pembangunan di Jawa Timur.
BACA JUGA : Peringati Hardiknas Tahun 2023, Gubernur Khofifah Dorong Penurunan Stunting Melalui Gerakan…
“Sekali lagi, selamat datang. Saudara menjadi kekuatan baru dan energi baru bagi penguatan kemajuan seluruh kerja produktif, inovatif dan kreatif Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Semoga Allah menganugerahkan kekompakan, kekuatan serta kemudahan dalam seluruh perjalanan pengabdian kita,” tutup Khofifah. (JM01)














