
“Kekhawatiran Gus Dur adalah krisis energi. Beliau juga selalu berpesan bagaimana lingkungan hidup dijaga, daya dukung alam dijaga, dan daya dukung lingkungan dijaga. Pesan ini tolong dijaga betul dan saya pesankan kepada para pengurus cabang, anak cabang maupun ranting Muslimat NU di manapun. Hari ini nandur atau saat nandur Bismillah diniati sebagai sedekah oksigen semoga.menjadi amal ibadah,” katanya.
Baca juga : Cegah Korupsi dan Wujudkan ASN Berintegritas, Keluarga Pejabat Pemprov Jatim Ikuti…
Lebih lanjut, Khofifah juga mengingatkan kepada ibu-ibu Muslimat NU terkait adanya krisis pangan yang mengancam beberapa negara di dunia. Bahwa meskipun tahun 2020 dan 2021 produksi padi Jatim tertinggi nasional, hal ini janganlah membuat terlena. Untuk itu ia berpesan tetap menjaga produktivitas yang sudah sangat baik itu.
Di akhir, terkait dengan berbagai isu global baik krisis pangan maupun krisis keuangan, Gubernur Khofifah turut berpesan terutama kepada ibu-ibu untuk bisa memanage keuangan rumah tangga lebih detail lagi. Terlebih terkait adanya kenaikan harga BBM yang akan berpengaruh terhadap kenaikan beberapa produk.
“Ibu-ibu tadi sudah saya sampaikan bahwa gas Elpiji 3kg tidak naik. Berdasarkan koordinasi saya dengan tim Pertamina beberapa kali dengan Pak Kapolda Jatim dan Pak Pangdam V Brawijaya beberapa hsri lalu , bahwa tidak hanya stoknya yang aman tapi distribusinya juga akan dikawal oleh jajaran Polri. Oleh karena itu jangan ada _panic buying_ terhadap lpg 3 kg karena harganya tidak naik dan stok cukup,” katanya.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah Muslimat NU Jatim Hj. Masruroh Wahid menyampaikan selamat kepada para Pengurus Cabang Muslimat NU Kediri yang baru saja dilantik. Ia pun mengutip salah satu ayat dalam Surat At Taubah bahwa bila orang ingin bahagia maka tidak boleh diam. Harus memiliki komitmen dan konsisten dengan terus bergerak maju tanpa diam dan berhenti.
Baca juga : Bank Indonesia Gelar Festival Simfoni Rupiah guna Perkuat Sistem Pembayaran Inklusif
“Karena harus selalu berhijrah melakukan pembaharuan dan perbaikan. Jangan ukuran kemarin begitu hari ini begitu. Jadilah Muslimat NU yang maju dan mampu menjadi ibu yang tidak hanya ibu bagi anak-anaknya tapi Ibu Bangsa dan Negara. Teruslah bergerak maju lewat bersungguh-sungguh berjuang untuk agama Allah yaitu untuk Islam yang rahmatan lil amatin,” katanya.
Dalam kesempatan ini Gubernur Khofifah turut menyerahkan zakat produktif kepada 100 orang pelaku usaha ultra mikro yang ada di Kab. Kediri dan sekitarnya. Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Klinik Medik PC Muslimat NU. (JM01)














