Dicky : Mobile JKN itu Praktis dan Gak Ribet

0
6
Dicky : Mobile JKN itu Praktis dan Gak Ribet
Dicky : Mobile JKN itu Praktis dan Gak Ribet

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Kemudahan dalam mendapat informasi dan layanan merupakan hal yang menjadikan aplikasi Mobile JKN mulai banyak diminati peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Ini pula yang akui Dicky Chayaratri (25) selaku peserta kelas 1 JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) di Surabaya.

Dicky menjelaskan, mengenal aplikasi Mobile JKN sejak ini bekerja disalah satu perusahaan swasta di bidang jasa pengamanan. Dan sejak mengenal Mobile JKN, ia mengaku lebih percaya diri dan lebih muda ketika melakukan berbagai urusan terkait informasi dan layanan BPJS kesehatan.

“Pada mulanya saya tau di sosial media. Lalu saya download aplikasi Mobile JKN agar pada saat ingin periksa kesehatan nantinya bisa lebih mudah,” ujarnya.

Dan yang dilakukan Dicky pertama kali setelah mendownload Mobile JKN adalah melakukan perubahan faskes dari Ponorogo (tempat tinggal awalnya, red) berpindah ke area dekat tempat pekerjaan di Surabaya

Baca juga : Leli : Antrian Online Mobile JKN Sangat Membantu dan Memudahkan Berobat

“Ternyata perubahan faskes menggunakan aplikasi milik BPJS kesehatan ini sangat mudah dan gak ribet, tanpa harus berkunjung ke kantor cabang BPJS kesehatan terdekat. Apalagi tidak memakan waktu lama,” terang Dicky.

Dicky yang memilih Fasilitas Kesehatan Tingkat Primer (FKTP) di Klinik Prameswari Kota Surabaya tersebut, juga menjelaskan bagaimana cara dia merubah FKTP dari Ponorogo ke Surabaya.

“Caranya begini, setelah masuk menu ubah data peserta, klik fasilitas kesehatan tingkat pertama, lalu tinggal pilih Provinsi, Kota, dan faskes pilihan yang saya inginkan. Beberapa detik kemudian, saya memasukkan kode OTP yang saya dapat dari SMS di nomor saya (otomatis-red) dan kembali saya masuk kan, klik selesai dan sudah berhasil,” terang Dicky.

Baca juga : Gubernur Khofifah Ungkap Dugaan Penyebab Kelangkaan Minyak Goreng di Jatim

Semakin mempelajari Mobile JKN, Dicky merasa semakin nyaman karena cukup banyak informasi yang bisa dia dapatkan, seperti cek premi pembayaran, konsultasi dokter, pendaftaraan auto debet, catatan pembayaran, riwayat pelayanan bagi peserta yang sudah pernah berobat, dan screening rehab rencana pembayaran bertahap.

Dicky juga menyampaikan bahwa ia pernah pada saat berobat lupa membawa kartu JKN-KIS manual, dan hanya menggunakan e-id atau kartu KIS digital yang ada didalam Aplikasi Mobile JKN.

”Mantap! ternyata saya langsung dilayani dengan hanya menunjukkan kartu KIS digital ini,” ujarnya sambil menunjukkan kartu KIS digital didalam gadgetnya.

Mobile JKN menurut Dicky, sangat sesuai dengan era milenial yang serba simple dan cepat. Dan ia menyarankan agar semua peserta JKN-KIS wajib memilikinya karena bisa menjadi solusi kemudahan informasi.

Baca juga : Astra, Hongkong Land & LOGOS Bentuk Perusahaan Patungan, Kelola dan Kembangkan…

“Ini sangat perlu untuk terus disosialisasikan. Apalagi masih di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Dan saya berharap BPJS kesehatan bisa terus mengembangkan kecanggihan aplikasi ini dengan menambah menu pelayanan yang lain lagi,” pungkas Dicky. (JM01)