DJP Jatim 1 Sebut ada 5 Triliun Aset Diungkap Pada PPS di Surabaya

0
4
DJP Jatim 1 Sebut ada 5 Triliun Aset Diungkap Pada PPS di Kota Surabaya
Kakanwil DJP Jawa Timur I, John Hutagaol

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Kanwil DJP Jawa Timur I mencatat sebesar 5 triliun rupiah harta telah diungkapkan pada Program Pengungkapan Sukarela (PPS) di Kota Surabaya. Angka ini menghimpun penerimaan pajak penghasilan sebesar 525 miliar rupiah yang berasal dari 3.837 wajib pajak peserta PPS.

Program Kebijakan II merupakan program dengan peserta terbanyak, total 3.552 wajib pajak mengikuti program ini. Sementara peserta pada Program Kebijakan I, tercatat sejumlah 800 wajib pajak.

Kakanwil DJP Jawa Timur I, John Hutagaol menjelaskan, Program Kebijakan II adalah program favorit untuk wajib pajak di Kota Surabaya. Program kebijakan II ini merupakan program yang diperuntukkan bagi wajib pajak orang pribadi peserta maupun non peserta pengampunan pajak untuk mengungkapkan harta bersih yang berasal dari penghasilan tahun 2016 sampai tahun 2020, namun belum dilaporkan pada SPT tahun 2020.

“Dari 3.837 wajib pajak yang memanfaatkan Program Pengungkapan Sukarela, hampir 77% wajib pajak PPS memanfaatkan fasilitas program kebijakan II ini,” ungkapnya pada awak media dalam acara Media Briefing Sosialisasi PPS di Surabaya, Selasa (26/4/2022).

Baca juga : TPAKD Jatim Gelar East Java Moslem Fashion Festival

Sampai dengan 25 April 2022, lanjut John, hampir sepuluh persen peserta Program Pengungkapan Sukarela nasional berasal dari Kota Surabaya. Tercatat dari total 39.527 wajib pajak yang mengikuti PPS, sebanyak 3.837 peserta berasal dari Kota Surabaya.

PPS adalah pemberian kesempatan kepada Wajib Pajak untuk melaporkan/mengungkapkan kewajiban perpajakan yang belum dipenuhi secara sukarela melalui pembayaran PPh berdasarkan pengungkapan harta.

PPS sendiri diatur pada UndangUndang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Program PPS hanya dapat dimaanfaatkan selama 6 bulan, mulai 1 Januari hingga 30 Juni 2022.

John juga menghimbau agar para wajib pajak di Kota Surabaya untuk mengikuti program PPS, serta meminta dukungan semua pihak agar Program Pengungkapan Sukarela dapat sukses dilaksanakan di wilayah kerja Kanwil DJP Jawa Timur 1.

Baca juga : Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Waspadai Kasus Penipuan Bermodus Amal dan Sedekah

“Ini sangat penting karena manfaat Program Pengungkapan Sukarela sangat besar, yaitu untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memperbaiki kualitas basis data perpajakan yang bertujuan untuk mengoptimalkan penerimaan negara,” pungkas John. (JM01)