Home Umum Doa dan Seruan Moral Dari Unesa untuk Kesembuhan Bangsa

Doa dan Seruan Moral Dari Unesa untuk Kesembuhan Bangsa

0
27
Doa dan Seruan Moral Dari Unesa untuk Kesembuhan Bangsa, Rabu (03/09) dok Jatim Media
Doa dan Seruan Moral Dari Unesa untuk Kesembuhan Bangsa, Rabu (03/09) dok Jatim Media

SURABAYA, JATIMMEDIA.COM – Seluruh civitas akademika Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berkumpul di Lapangan Rektorat Unesa Kampus 2 Lidah Wetan pada Rabu malam, 3 September 2025, untuk menggelar doa bersama dan seruan moral bagi Indonesia.

Kegiatan yang dihadiri ribuan orang yang terdiri dari jajaran pimpinan, dosen dan mahasiswa ini merupakan bentuk kepedulian Unesa terhadap gejolak yang terjadi di Indonesia belakangan ini, yang bahkan telah memakan korban jiwa.

Acara yang dipenuhi suasana khidmat ini ditandai dengan doa bersama, aksi menyalakan lilin, orasi dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Ibu Pertiwi dan Tanah Airku.

Rektor Unesa, Nurhasan atau yang akrab disapa Cak Hasan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ikhtiar untuk kesembuhan bangsa. “Ini menjadi seruan damai, seruan moral penyejuk jiwa, agar semua mengambil bagian menciptakan suasana yang kondusif,” ujar Cak Hasan. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, dan menghindari segala upaya yang dapat memecah belah persatuan.

Sebagai ketua Forum Rektor Indonesia (FRI), Cak Hasan juga mengingatkan aparat TNI dan Polri untuk menggunakan pendekatan yang mengayomi, bukan represif, saat menghadapi masyarakat yang menyuarakan aspirasi. “Kami berharap ada evaluasi terukur dari pemerintah, DPR, dan aparat keamanan dalam bertugas, agar bangsa Indonesia bisa kembali damai, adil, dan sejahtera,” tegasnya.

Dari sisi mahasiswa, Ketua BEM Unesa, Muhammad La Rayba Fie, menyampaikan tuntutan agar pemerintah segera mengamankan kondisi dan mengusut tuntas dalang di balik aksi anarkis yang terjadi. La Rayba Fie yakin bahwa ada pihak tidak bertanggung jawab yang menunggangi aksi demonstrasi sehingga terjadi vandalisme dan kekerasan.

“Kami mahasiswa Unesa murni menyuarakan aspirasi terkait kondisi sosial dan kemasyarakatan,” tegasnya. Ia memastikan bahwa aksi mereka selalu kondusif dan tidak tergabung dalam kelompok yang melakukan perusakan. “Saya pastikan itu bukan mahasiswa dan bukan bagian dari kami,” tambahnya.

BACA JUGA  Dorong Literasi Keuangan, SRO Beri Penghargaan pada UNESA
Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes.,
Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes.,

Pada puncak acara, Rektor Unesa membacakan secara resmi seruan moral dari civitas akademika Unesa yang berisi :

  1. Menyampaikan duka cita dan simpati mendalam kepada seluruh korban jiwa maupun luka-luka dalam aksi demonstrasi.
  2. Mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia untuk menghindari tindakan represif yang membahayakan peserta aksi maupun masyarakat, terutama kelompok rentan.
  3. Mendesak Penyelenggara Negara untuk membuat kebijakan yang berpihak kepada rakyat, menjaga sikap serta perilaku agar tercipta suasana aman, nyaman, dan kondusif.
  4. Menyerukan kepada seluruh warga Indonesia untuk menahan diri, menghindari provokasi dan tindakan yang merugikan masyarakat; jika menyampaikan aspirasi dilakukan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
  5. Menyerukan warga Unesa senantiasa menjaga integritas dan kebersamaan dalam rangka mendukung persatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (JM02)