Home Ekonomi Bisnis EJAVEC Forum 2025: Dukung Perekonomian Jawa Timur Lewat Kajian Ilmiah

EJAVEC Forum 2025: Dukung Perekonomian Jawa Timur Lewat Kajian Ilmiah

0
15
EJAVEC Forum 2025: Dukung Perekonomian Jawa Timur Lewat Riset Ilmiah, Selasa (12/08)
EJAVEC Forum 2025: Dukung Perekonomian Jawa Timur Lewat Riset Ilmiah, Selasa (12/08)

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Sinergi kuat antara akademisi, praktisi, dan pemerintah daerah kembali terjalin dalam gelaran The 12th East Java Economic (EJAVEC) Forum 2025. Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Timur, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga, serta Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Surabaya ini menjadi wadah penting untuk menghasilkan kajian-kajian ilmiah yang relevan dengan kebijakan daerah.

Mengusung tema “Meningkatkan Produktivitas, Inovasi dan Kapasitas Ekonomi Jawa Timur di Tengah Berbagai Tantangan Global,” EJAVEC Forum 2025 menjadi bukti nyata bahwa kebijakan yang efektif harus didukung oleh riset yang kuat. Acara ini terdiri dari kegiatan Call for Papers untuk kategori umum dan mahasiswa, serta sesi Conference yang dihadiri oleh para ekonom, akademisi, dan perwakilan pemerintah daerah.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, M. Noor Nugroho, dalam sesi conference, Selasa (12/08) mengatakan “EJAVEC Forum ke-12 ini membuktikan sinergi yang kokoh antara Bank Indonesia dengan perguruan tinggi dan ISEI dalam mendukung kebijakan daerah”.

Senada dengan itu, Prof. Dian Agustia, Dekan FEB Unair, menyatakan bahwa forum ini merupakan bentuk kontribusi nyata dari akademisi dan praktisi kepada para regulator di Jawa Timur melalui karya ilmiah.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, pada sesi keynote speech, menegaskan peran strategis Jawa Timur sebagai “Gerbang Baru Nusantara” dalam perekonomian Indonesia. “Hal ini memerlukan dukungan dari semua pihak, termasuk dari kajian ilmiah yang kuat untuk kebijakan daerah yang tepat”ujar Emil.

Sesi diskusi dalam EJAVEC Conference menghadirkan tiga narasumber terkemuka: Yose Rizal Damuri (CSIS), Prof. Ari Kuncoro (UI), dan Prof. Rudi Purwono (Unair). Diskusi tersebut berfokus pada strategi memperkuat ketahanan ekonomi Jawa Timur melalui produktivitas, inovasi, inklusivitas, keberlanjutan, dan resiliensi dan berbagai aspek ekonomi yang krusial untuk menghadapi tantangan global dan domestik.

BACA JUGA  Bank Jatim Dukung Pembayaran E-Parkir di Kabupaten Jember

Sebagai puncak acara, diumumkan pemenang Call for Papers dari 376 karya tulis yang masuk, yang tidak hanya berasal dari peneliti domestik, tetapi juga mancanegara. Hal ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para peneliti untuk berkontribusi pada pengembangan ekonomi Jawa Timur.

Berikut adalah para pemenang untuk masing-masing kategori:

Kategori Mahasiswa:

  • Juara I: “Membentang Jalan, Menopang Harapan: Analisis Dampak Jalan Tol Trans Jawa Dalam Meningkatkan Perekonomian Jawa Timur” (Universitas Indonesia)
  • Juara II: “Menjahit Konektivitas Sektoral Untuk Pariwisata Jawa Timur; Simulasi Dampak Ekonomi Transportasi, Akmamin, Dan Perdagangan Melalui Model Ras Input-Output 2024” (Universitas Indonesia)
  • Juara III: “Efektivitas Kebijakan Local Currency Transaction (LCT) Dalam Meningkatkan Kinerja Ekspor Perhiasan Jawa Timur: Difference-In-Differences Dan Analisis Tematik” (PKN STAN)

Kategori Umum:

  • Juara I: “Penguatan Hilirisasi Agro Jawa Timur: Integrasi Pertanian Dan Industri Agro Dalam Rantai Nilai Lokal Melalui Pendekatan Spasial Dan Identifikasi Wilayah Potensial” (Badan Pusat Statistik)
  • Juara II: “Analisis Indeks Kualitas Pekerja Pra Lansia Dan Pengaruhnya Terhadap Perekonomian Jawa Timur (Pendekatan Nighttime Light): Refleksi Potensi Silver Economy)” (Badan Pusat Statistik)
  • Juara III: “Digital Darwinism In The Tourism World: Who Adapts, Who Falls Behind? A Case Study Of East Java Province” (PT. Sagamartha Ultima)

Karya-karya terbaik ini tidak hanya mendapatkan apresiasi, tetapi juga akan direkomendasikan untuk dipublikasikan dalam EJAVEC Journal yang telah terakreditasi SINTA 3 dan ISSN, sebagai wujud komitmen untuk menyebarluaskan pengetahuan dan temuan riset demi kemajuan ekonomi Jawa Timur.