
Bagi komika Tretan Muslim, film yang disponsori oleh Kencana Baja Ringan ini menjadi lompatan besar karena untuk pertama kalinya ia didapuk sebagai pemeran utama dengan jangkauan emosi yang lebih mendalam.
“Tantangannya di film Foufo, selain harus akting serius dan sedih, saya ngomong tiga bahasa di sini: Madura, Indonesia, dan Jawa. Di mana saya sudah lama tidak berbahasa Madura. Terus harus berbahasa Jawa dialek Surabaya, yang bukan bahasa saya sehari-hari. Jadi kadang pas take itu sering tertukar,” ungkap Tretan Muslim mengenai tantangan di film ini.
“Namun saya sangat mengapresiasi pada keberanian Bayu dan film Foufo yang memberikan kesempatan ke para pemain yang notabene banyak dari mereka itu latar belakangnya bukan aktor profesional. Tapi di film ini orang Surabaya, Jawa Timur, dan Madura patut berbangga, karena semua yang terlibat memberikan penampilan terbaik mereka,” tambah Muslim.
Kebahagiaan serupa juga dirasakan oleh Siti Kam (63), talenta hasil open casting Surabaya yang dipercaya memerankan tokoh penting sebagai Ibu Saiqona.
“Senang sekali mendapat kesempatan dari Mas Bayu Skak bersama Skak Studios dan Sinemart. Ini pengalaman pertama saya akting dan bermain film di usia 63 tahun, bangga sekali bisa berkarya bersama teman-teman dari Madura, Surabaya, dan Jawa Timur di film ini,” ungkap Siti Kam.
Selain Tretan Muslim dan Siti Kam, film ini juga dimeriahkan oleh sederet nama populer seperti Habib Jafar, Ade ‘Bibier’ Kurniyawan, Benidictus Siregar, Bambang Ceper, Fuad Sasmita, Sangat Mahendra, Anggun Dwi, Ina Pogang, Rifqy Abdillah, Kiano, Hari Otong, Rizki Bibir, dan DJ Rara.
Bagi Anda yang penasaran dengan keseruan drama keluarga berbalut komedi fiksi ilmiah ini, film Foufo dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026.(JM02)














