Home Umum Gagal Diterima di Kampus Impian? Ini Lima Tips Anti Galau ala Ketua...

Gagal Diterima di Kampus Impian? Ini Lima Tips Anti Galau ala Ketua LTMPT

0
78

Berikut lima tips anti galau dari ketua LTMPT 2021 :

  1. Tetap optimis, yakinlah kegagalan bukan akhir dunia. Banyak yang mengira, gagal SBMPTN adalah beban yang sangat mendalam. Padahal gagal SBMPTN bukan berarti gagal kehidupan. Masih banyak di luar sana yang tidak kuliah pun tapi bisa sukses. Maka dari itu, gagal di SBMPTN ini jangan sampai bikin terpuruk.

Kesuksesan hidup bisa diraih dengan banyak cara. Misalnya dengan menempuh jurusan      lain yang tidak linier, studi di kampus negeri maupun swasta lainnya, serta tidak                menutup kemungkinan tanpa bangku perkuliahan.

“Gagal SBMPTN bukan berarti gagal seperti putus cinta, yang mengalami kegagalan            tersebut bukan kalian saja. Masih banyak di luar sana teman seperjuangan yang gagal        juga. Untuk itu tetaplah optimis. Kegagalan ini bukan akhir dunia, banyak juga orang          sukses tanpa kuliah, intinya semua sudah ada rezekinya masing-masing,” ujar ketua          LTMPT .

  1. Tetap bersabar, karena kalian tak sendiri. Dalam tes SBMPTN ini hanya 184.942 saja yang diterima. Sebanyak 500.000 lebih tidak lolos pada kesempatan ini. Jadi kalian tidak sendiri. Nah disinilah kalian bisa belajar bersama dan saling menyemangati untuk menghadapi tes masuk selanjutnya.

“Tetaplah bersabar, kalian tak sendiri. Sebanyak 500.000 lebih peserta yang dinyatakan      tidak lolos SBMPTN kali ini. Hanya 184.942 saja yang diterima. Melihat dari jumlah              peserta yang diterima ini, bisa disimpulkan bahwa kalian tak sendiri, dan ini peluang          bagi teman-teman untuk belajar bersama,” ujarnya.

  1. Refleksi Diri dengan Nilai Hasil UTBK. Setelah nilai hasil UTBK bisa dilihat, kalian bisa melakukan refleksi diri. Perhatikan skornya yang kalian dapatkan sebagai suatu parameter kemampuan dan potensi diri. Jadi, jangan hanya mengandalkan perasaan cerdas dan bisa mengerjakan saja.
BACA JUGA  Kemenristek/BRIN Pesan 10 Unit RAISA untuk Tangani Covid-19

Jika ada nilai mata pelajaran tertentu yang belum mencapai target, maka pelajari              kembali mata pelajaran tersebut. Sehingga dalam seleksi selanjutnya, para calon                mahasiswa bisa mendapatkan hasil yang lebih baik.

“Nilai ini adalah parameter konkrit yang mengukur kemampuan calon mahasiswa                sebelum masuk ke perguruan tinggi. Makanya, jangan hanya mengandalkan perasaan        cerdas dan bisa mengerjakan saja. Namun kalian juga harus melihat nilai yang sudah        kamu dapatkan,” jelasnya.

  1. Coba Ujian Mandiri. Jalur masuk SBMPTN ini bukan jalur terakhir masuk perguruan tinggi negeri. Masih ada kuota ujian mandiri yang masih tersedia. Prof. Nasih menyebutkan, bahwa ada 30-40% kuota jalur mandiri yang disediakan oleh perguruan tinggi di Indonesia. Artinya, masih ada ratusan ribu kursi masih kosong yang bisa kamu manfaatkan.

“Setelah tes SBMPTN ini, beberapa perguruan tinggi negeri akan mengadakan tes ujian      mandiri, dan dapat disimpulkan bahwa kesempatan kalian masih terbuka lebar. Masih          ada ratusan ribu kursi yang masih kosong buat kalian,” terang ketua LTMPT ini.

  1. Pilih jurusan sesuai dengan kemampuan. Berdasarkan hasil UTBK yang sudah ada, para peserta bisa berkaca dari hasil tersebut. Jangan lupa untuk cerdas dalam memilih jurusan berdasarkan nilai UTBK tersebut, sesuaikan dengan standar nilai jurusan tersebut dan para pesaing yang ada. Jangan hanya berbekal feeling dan perasaan jadi bikin salah jurusan.

“Selain berkaca dari nilai hasil UTBK, kalian juga harus menyesuaikannya dengan nilai        tersebut dengan jurusan yang akan didaftar. Jangan sampai salah pilih jurusan dan            mengakibatkan kalian gagal lagi,” pungkasnya.

BACA JUGA  Presiden Jokowi Bubarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Baca juga : 2000 Siswa Dinyatakan Lolos SBMPTN 2021 UNAIR

SBMPTN ini merupakan suatu jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang selalu diburu oleh ratusan ribu calon mahasiswa. Jika terdapat suatu kegagalan adalah hal yang sangat wajar. Untuk itu, Prof. Nasih berpesan bahwa calon mahsiswa harus tetap bersemangat dan terus berjuang untuk mendapatkan mimpi yang ingin diraih. (JM01)