
Pentasena bertujuan meningkatkan sikap dan tekad rakyat Indonesia untuk mencintai dan memiliki Tanah Air Indonesia dan mewujudkan persatuan dan kesatuan Indonesia, serta menciptakan stabilitas nasional dan perdamaian dunia.
Sementara untuk misi Petanesia menurut Gus Ilyas, meliputi;
- Pertama, meningkatkan semangat cinta Tanah Air, nasionalisme dan bela negara bekerja sama dengan TNI dan Polri.
- Kedua, memberikan keteladanan dalam bermasyarakat untuk menumbuhkan toleransi dalam kebhinekaan.
- Ketiga, membekali warga negara dengan pendidikan dan pelatihan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
- Keempat, berperan dalam pembangunan nasional melalui kegiatan sosial, ekonomi, budaya dan keagamaan untuk mewujudkan cita-cita pendiri bangsa,” imbuh Gus Ilyas.
Dikatakan, hal yang lebih utama adalah menjadi netral yang mampu mengayomi, menjadi teladan untuk kepentingan umat dan bangsa.
Baca juga : Wagub Emil Luncurkan Aplikasi Sistem Informasi Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (Sinta Gelis)
“Petanesia hadir untuk gerakan moral yang bisa mengayomi dan menjadi teladan untuk kepentingan umat dan bangsa Indonesia tercinta,” ujarnya.
Sementara itu Habib Muhammad Luthfi bin Yahya menambahkan, kehadiran organisasi kemasyarakatan (Ormas) Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) murni gerakan kebangsaan. Ia semata-mata mendukung keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Petanesia ormas gerakan kebangsaan untuk mendukung keutuhan NKRI. Bukan organisasi politik dan jangan sekali-kali terpengaruh urusan politik,” tegas Rais Aam Idarah Aliyah Jamiyah Ahlit Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (Jatman) ini.
Menurut Habib Luthfi, untuk mencapai semuanya memerlukan waktu dan kecerdasan. Oleh karena itu, Petanesia mendorong bangsa Indonesia agar bisa menggapai jembatan emas, meski membutuhkan proses yang cukup panjang.
Baca juga : Launching BIAN Jatim, Wagub Emil Minta Orang Tua Tak Ragu Ajak…
“Dalam dunia pewayangan, ada tiga tokoh yang bisa menjadi contoh bagaimana mereka dengan kecerdasannya serta perannya masing-masing bisa membawa negara yang aman, adil, dan makmur. Mereka adalah Kresna, Werkudara, dan Semar,” ucapnya. (JM01)














