Huawei Luncurkan Gadget Aman dan Ramah Anak MatePad T8 Kids Edition

0
3
Huawei Luncurkan Gadget Aman dan Ramah Anak MatePad T8 Kids Edition
Huawei Luncurkan Gadget Aman dan Ramah Anak MatePad T8 Kids Edition

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Dalam banyak hal, kehadiran teknologi digital membawa banyak keuntungan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dapat mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak di berbagai usia. Pilihan gadget dan pengawasan yang tepat juga diyakini dapat mendukung proses belajar anak.

Karena itulah, Huawei kembali memperluas ekosistemnya untuk memberikan dukungannya kepada keluarga di Indonesia melalui peluncuran tablet ramah anak, Huawei MatePad T8 Kids Edition.

Huawei MatePad T8 Kids Edition didesain secara khusus oleh Huawei Lab untuk anak-anak dan menyediakan Kids Corner, fitur Parental Assistant, serta aplikasi edukatif yang aman untuk anak.

Huawei MatePad T8 Kids Edition yang beredar di Indonesia mulai 23 September 2021 dan dibandrol diharga Rp 2.499.000 ini, dapat dibeli pada periode first sale, 23 September – 10 Oktober 2021 dan berkesempatan untuk mendapatkan beragam bonus senilai Rp 3 juta.

Pada periode ini, pembeli secara eksklusif mendapatkan Special Kids Case untuk Tablet, Stylus pen, dan boneka atau kotak hadiah khusus. Selain itu, orang tua juga mendapatkan 3 bulan gratis berlangganan VIP BabyPanda World membership, 1 tahun Azoome membership, 3 bulan Vidio Premium membership, dan 1 bulan Marbel Alphabet VIP access.

Baca juga : Bank Syariah Indonesia Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Pegawai & Keluarga di…

Patrick Ru, Country Director Huawei CBG Indonesia menjelaskan, pihaknya menyadari pertumbuhan anak di tengah dunia yang serba terhubung ini merupakan sebuah tantangan bagi setiap orang tua. Dan Huawei percaya bahwa teknologi yang dimiliki dapat mendukung setiap orang tua untuk menyiapkan gadget yang tepat untuk buah hati mereka.

“Faktor keamanan yang tersedia pada Huawei MatePad T8 Kids Edition akan mendukung anak dan orang tua dalam membangun hubungan yang lebih baik dengan gadget yang digunakan, serta menghindari perilaku kecanduan gadget pada anak,” ujarnya.

Patrick juga menambahkan bahwa fitur Parental Assistant yang tersedia di Kids Corner, dapat membuat orang tua mengatur batasan penggunaan aplikasi, dan akses gambar dan video yang dapat dilihat oleh buah hati mereka.

Sejalan dengan visi perusahaan untuk mendukung perilaku sehat dan melindungi tumbuh kembang anak, seperti pendahulunya, Huawei MatePad T8 Kids Edition juga telah dilengkapi dengan four-layered eye protection, yaitu blue-light filter, posture alerts, bumpy road alerts, dan mode eBook.

Baca juga : OttoPay Dukung UMKM Siap Digital Lewat OttoKasir dan OttoGrosir

Posture Alert merupakan sebuah sensor gravitasi dan algoritma yang dapat menentukan posisi pemakaian pengguna. Mereka akan mengingatkan pengguna untuk mengubah posisi penggunaan tablet sesuai dengan anjurannya.

Selain itu, tablet ini juga mampu mendeteksi guncangan melalui fitur Bumpy Road Alerts, dimana tablet akan memberi peringatan kepada anak untuk menggunakan tablet di tempat yang stabil untuk menjaga kesehatan mata anak.

Dalam memastikan kesehatan mata pada anak, Huawei MatePad T8 Kids Edition telah menyediakan blue light filter yang mampu secara efektif menjaga mata anak dari bahaya blue-light dan menghindari mata yang lelah pada anak.

Huawei MatePad T8 Kids Edition hadir dengan Kids Corner, sebuah antarmula yang dirancang khusus untuk anak. Mengenai ketersediaan konten, Huawei melanjutkan kerjasamanya dengan Azoomee dan BabyBus untuk menyediakan aplikasi yang menghibur serta edukatif pada anak dan juga menambahkan Marbel Alphabet dalam paket penjualan.

Baca juga : Bank Jatim Sukseskan Program Vaksinasi Hingga Pulau Bawean

Orang tua juga dapat dengan mudah menemukan lebih dari 200 aplikasi untuk belajar serta bermain, termasuk MomsID, Gokids, dan masih banyak lagi.

“Kami percaya hadirnya tablet ini akan memperkuat ekosistem digital yang aman bagi keluarga di Indonesia. Dan berharap melalui banyaknya pilihan gadget ramah anak akan mendukung tumbuh kembang anak yang sadar akan dunia digital kedepannya,” pungkas Patrick. (JM01)