Ini Beberapa Perusahaan Penyumbang Sampah Plastik di Pantai Timur Surabaya

0
10
Ini Beberapa Perusahaan Penyumbang Sampah Plastik di Pantai Timur Surabaya
Ini Beberapa Perusahaan Penyumbang Sampah Plastik di Pantai Timur Surabaya

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Hasil audit merek sampah di Pantai Timur Surabaya yang dilakukan pegiat lingkungan Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) yang berkolaborasi dengan beberapa komunitas menunjukkan setidaknya ada 10 produsen peyumbang terbesar pencemaran sampah plastik ke pantai Timur Surabaya.

Peneliti Ecoton, Andreas Agus Kristanto Nugroho mengutarakan, hasil audit sampah menunjukkan sebanyak 1776 item teridentifikasi dari kegiatan yang dilakukan pada tanggal 25 Juli dan 1 Agustus 2021.

Sampah-sampah plastik itu, lanjutnya, berasal dari 220 merek dan milik 127 perusahaan induk, diantaranya ada Wings, Unilever, Indofood, Ajinomoto, Mayora, ABC, P&G, Marimas, dan lainnya.

“Sampah plastik yang berada di Pantai Timur Surabya ini  tidak lepas dari peran produsen dalam membuat kemasan-kemasan plastik atau sachet kecil untuk produknya. Produsen lah yang memproduksi, produsen juga yang seharusnya bertanggungjawab atas produksinya. Dengan begitu, sampah plastik ini tidak hanya menjadi tanggung jawab masyarakat dan pemerintah. Produsen pun harus terlibat,” kata Andreas.

Baca juga : Sukses Tingkatkan Indeks Kesetaraan Gender, Pemprov Jatim Raih Anugerah Parahita Ekapraya…

Menurut dia, untuk menekan sampah plastik di lingkungan, produsen perlu mengambil peran dalam pengelolaan sampah, dengan mengambil kembali sampah produknya yang ada di lingkungan.

“Itu  salah satu langkah yang harus dilakukan produsen,” tukasnya.

Dalam audit yang dilakukan Ecoton tahun 2020 lalu, menurut Andre, perusahaan yang juga masuk dalam 10 besar penyumbang sampah plastik di Kali Surabaya, tidak jauh berbeda.

“Ini menunjukkan bahwa peta jalan pengurangan sampah yang diserahkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) itu belum menggambarkan adanya kesediaan dari para produsen itu untuk bertanggung jawab atas sampah yang ditimbulkan supaya kembali lagi ke mereka,” ujarnya.

Dia mengatakan pencemaran sampah plastik di Pantai Timur Surabaya ini mengakibatkan suplai ikan laut yang ada di Jawa Timur juga tercemar mikroplastik di dalam saluran pencernaannya.

Baca juga : Perbesar Skala Bisnis, Darbe Jaya Abadi Perkuat Ekosistem

“Itu yang kita temukan barusan. Pada akhirnya itu akan mengancam kelangsungan ekosistem perikanan kita juga. Termasuk dari sisi rantai makanannya, bisa masuk ke tubuh kita yang bisa menyebabkan penyakit berbahaya,” terang Andre. (JM01)