Kemendag Fasilitasi MoU senilai AUD 6 juta untuk Pelumas Pertamina

0
9
Kemendag Fasilitasi MoU senilai AUD 6 juta untuk Pelumas Pertamina
Kemendag Fasilitasi MoU senilai AUD 6 juta untuk Pelumas Pertamina

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Sydney memfasilitasi penandatanganan kesepakatan kerja sama (MoU) antara Business Auto Solutions Pty Ltd (BAS) selaku distributor utama pelumas produksi Pertamina dengan ASV Euro Car Parts Pty Ltd (ASV) senilai AUD 6 juta.

Dalam MoU yang dilaksanakan di kantor Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Sydney pada Kamis (18/3/2021) lalu ini, BAS menunjuk ASV sebagai distributor eksklusif produk pelumas Pertamina untuk segmen bengkel (workshop) seluruh wilayah Australia dan Selandia Baru.

MoU ditandatangani CEO BAS Christian Liadinata dan CEO ASV Vic Soghomonian, dan disaksikan Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu Kristiarto Legowo, Plh. Konjen RI Sydney Trisari Paramita, Atase Perdagangan RI Canberra Agung Wicaksono, Kepala ITPC Sydney Ayu Siti Maryam, dan Manajer Perwakilan PT Pertamina Lubricants di Australia Taufiq Setyawan.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kasan mengungkapkan, implementasi Indonesia Australia Comprehensif Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) pada 5 Juli 2020 lalu membuka peluang akses barang dan jasa. Salah satunya dengan kemudahan fasilitas bebas bea masuk bagi produk Indonesia termasuk produk otomotif.

“Kemendag menyambut baik penandatanganan kerja sama ini, terutama dalam rangka akselerasi pemanfaatan skema IA-CEPA bagi industri otomotif Indonesia,” ujar Kasan.

Kasan berharap kalangan dunia usaha Australia semakin percaya bahwa industri dan produk Indonesia layak diperhitungkan di pasar Australia.

Baca juga : Siswa Asal Jawa Timur Terbanyak Lulus SNMPTN 2021

“MoU ini merupakan awal yang bagus bagi Pertamina Lubricant untuk memasarkan produk Indonesia di pasar Australia secara lebih luas melalui jaringan distributor BAS dan ASV,” tandasnya.

Senada dengan Kasan, Kristiarto mengungkapkan, penandatangan MoU ini merupakan bukti nyata bahwa IA CEPA telah membawa kedua negara menjadi lebih dekat secara ekonomi.

Halaman selanjutnya: Kalangan dunia usaha Australia…