Home Umum Mobile JKN Jadi Pilihan dan Andalan Jonathan Tambunan

Mobile JKN Jadi Pilihan dan Andalan Jonathan Tambunan

0
158
Mobile JKN Jadi Pilihan dan Andalan Jonathan Tambunan
Mobile JKN Jadi Pilihan dan Andalan Jonathan Tambunan

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Tehnologi digital memang telah menjadi suatu keniscayaan yang tidak bisa dibantah. Dan Tehnologi digital semakin cepat berkembang 3 tahun terakhir, yang didorong oleh adanya pandemi Covid-19.

Perilaku dengan mengandalkan canal-canal digital, terus dilakukan berbagai pihak penyedia layanan, karena perilaku masyarakat juga mulai berubah mengarah pada pemanfaatan sarana digital secara maksimal.

Hal ini pula yang dilakukan Jonathan Fernando Tambunan, peserta JKN-KIS dengan nomor peserta JKN/BPJS :000190400XXXX, Kelas 1 yang sudah menjadi peserta JKN sejak tahun 2015.

Sejak mengenal kanal digital milik BPJS Kesehatan yaitu Mobil JKN pada tahun 2019, Jonathan terus memaksimalkan berbagai fasilitas yang bisa didapatkan melalui Mobile JKN ini.

“Ya, sejak saya tahu ada mobile JKN pada tahun 2019 lalu, saya terus memakainya dan memaksimalkan apa yang bisa saya lakukan melalui aplikasi ini,” ujarnya.

Jonathan juga menjelaskan bahwa melalui Mobile JKN, ia dapat melakukan banyak hal, tanpa harus berinteraksi secara langsung, seperti mengecek status kepesertaan, tagihan, catatan pembayaran, meminta informasi dan pengaduan secara online, dan lainnya.

Baca juga : Ibu Christ : Mata Saya Sekarang Jelas Berkat BPJS Kesehatan

“Kita juga bisa melakukan konsultasi online, serta mempermudah ketika memerlukan penanganan kesehatan atau berobat, tanpa harus ribet, karena ada kartu elektronik. Jadi daftar faskes juga bisa dilakukan lewat aplikasi Mobile JKN ini, tanpa harus antri berlama-lama di faskes,” terang Jonathan.

Selama menggunakan Mobile JKN, ternyata sudah cukup banyak kanal yang digunakan Jonathan, diantaranya; melakukan pengecekan kepesertaan, menggunakan sebagai kartu elektronik, mengganti faskes, mengganti kelas kepesertaan, konsultasi online, informasi dan pengaduan, serta melihat catatan pembayaran.

“Beberapa kanal yang ada di Mobile JKN ini sudah saya pakai, karena pengoperasiannya sangat mudah dan jelas, karena tinggal di pilih menu mana yang mau kita gunakan, lalu klik dan ikuti petunjuk selanjhutnya,” terangnya.

BACA JUGA  Presiden Jokowi : Penanganan Covid-19 di Indonesia Lebih Baik dari Banyak Negara Lain

Jonathan mengakui, apa yang dilakukan BPJS Kesehatan dengan mengembangkan aplikasi Mobile JKN ini sangat tepat, karena di tengah pandemi covid 19, sangat perlu untuk meminimalisir interaksi langsung, seperti ketika harus mengantri ke kantor BPJS Kesehatan, ketika memerlukan beberapa perubahan.

Baca juga : Bisnis Ayam Hias Irul Berkembang Lewat Beasiswa ISDP

“Karena hampir semua fasilitas relatif sudah ada di Mobile JKN, maka kita tidak perlu lagi berinteraksi secara langsung atau harus ke kantor BPJS Kesehatan. Semua bisa dilakukan lewat aplikasi Mobil JKN, sehingga ini bisa membantu kita untuk terus menjaga protokol kesehatan di tengah pandemi Covid yang masih berlangsung ini,” tambah Jonathan.

Meski hampir semua fasilitas ada di Mobile JKN, tetapi Jonathan mengaku bahwa ada saatnya tidak dapat hanya mengandalkan Mobile JKN, terutama ketika memang benar=benar harus berobat. Dan ia juga pernah melakukannya.

“Ya meski semua fasilitas ada di Mobil JKN termasuk konsultasi dengan dokter, tetapi ketika kita sakit ya tetap kita harus berobat secara langsung ke faskes atau rumah sakit. Dan ini pernah saya lakukan ketika saya sakit demam tinggi dan sakit di telinga saya, batuk pilek dan diare. Itu terjadi di bulan Desember 2020 dan di Januari 2022 lalu,: ujarnya.

Yang menarik bagi Jonathan, setelah mendapat perawatan langsung, berikutnya saya terus bisa melakukan konsultasi terkait penyakitnya melalui Mobile JKN.

“Setelah perawatan, ternyata saya melakukan konsultasi terkait penyakit saya, juga kenapa bisa kena pemyakit tersebut, serta cara pengobatannya dan pencegahannya, supaya di hari berikutnya saya bisa mengantisipasi penyakit saya tersebut dengan melakukan pola hidup yang benar dan sehat,” tambah Jonathan.

Baca juga : Gubernur Dorong UKM Jatim Tembus Pasar Global Lewat Desa Devisa

Sementara mengenai pelayanan yang didapat ketika menggunakan Kartu JKN/KIS di Faskes, Jonathan mengaku bahwa semua berjalan lancar dan sangat baik.

BACA JUGA  KPPU Gandeng UNESA Dalam Program 1 Juta Penyuluh Kemitraan

“Pelayanannya bagus dan ramah. Bahkan kalau kita ada kendala di faskes, kita bisa kordinasi langsung ke petugas BPJS Siap Membantu (BPJS SATU) yang akan langsung melakukan pengecekan terkait permasalahan yang kita alami di lapangan. Ini luar biasa,” tambahnya sambil mengangkat jempol tangannya.

Secara keseluruhan, Jonathan mengaku puas dengan Program JKN ini, karena menurutnya, bila harus berobat dengan biaya sendiri yang biasanya sangat mahal, sementara kita tidak tau kapan penyakit akan datang, dan tidak tau apakah kita lagi punya uang atau tidak, maka dengan Program JKN semua bisa diatasi.

“Di sinilah Program JKN sangat membantu saya dan sangat menolong baik dari segi finansial maupun pelayanannya dan pengobatannnya. Apalagi di jaman pandemi seperti sekarang dimana pendapatan jelas berkurang, tetapi penyakit sangatlah ganas, untuk perobatan mungkin tidak bisa kita tanggung dengan biaya kita. Tapi dengan Program JKN, kita bisa berobat dengan tenang tanpa harus terbebani oleh biaya,” jelasnya.

Baca juga : BMW Astra Luncurkan Film Serial Pendek Singkong Keju

Karena itu Jonathan berharap program JKN harus tetap ada dan terus berkesinambungan, sehingga seluruh warga indonesia bisa mengikuti program JKN. Apalagi sekarang di jaman pandemi Covid19 ini, biaya berobat tidak murah dan pendapatan sangat berkurang.

“Jadi pastikan, kita harus ikut program JKN ini. Karena apabila kita terjamin kesehatannya, kita bisa bekerja dan mengembangkan diri terasa aman dan tenang. Terima kasih untuk BPJS Kesehatan,” pungkas Jonathan. (JM01)