
Melalui keikutsertaan lomba, keduanya membuktikan bahwa gelar Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) yang diemban tidak hanya sebatas predikat, melainkan sebuah titipan amanah dari dosen dan mahasiswa FPK.
“Saya lebih memotivasi teman-teman FPK lain, berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik. Saya dan Yolandha udah ikut beberapa lomba sebelumnya. Tentu saja engga semuanya berbuah hasil yang baik. Dari kegagalan tersebut kita evaluasi lagi apa yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan,” terang Alif.
Baca juga : Terkait Larangan Mudik, Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Legowo dan Patuh
Alif dan Yolandha mengajak mahasiwa lainnya untuk percaya diri mengeksekusikan ide dan gagasan melalui karya. Menurut mereka, pandemi bukan pembatas diri kita untuk berprestasi, melainkan bisa menjadi jalan untuk mengeksplorasi hal-hal baru.
“Jangan takut sebelum memulai. Jangan menyerah sebelum berjuang,” terang Yolandha menimpali. (JM01)














