SD Al Islam Al Falah Surabaya Gelar Pondok Romadhon Virtual

0
118
SD Al Islam Al Falah Surabaya Gelar Pondok Romadhon Virtual
SD Al Islam Al Falah Surabaya Gelar Pondok Romadhon Virtual

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Bulan Ramadhan selalu menjadi bulan yang istimewah karena disaat inilah masyarakat mulai berlomba-lomba meningkatkan Ukhuwah Islamiyah, Wathaniyah, hingga Insaniyah.

Hal ini juga selalu dilakukan di berbagai sekolah dengan menggelar kegiatan yang dikemas dalam Pondok Romadhon (PR).

Namun berbeda dengan kondisi terdahulu, dengan adanya pandemi Covid-19 yang memaksa sistem pemebelajaran dilakukan secara online atau daring, maka konsep Pondok Romadhon pun mengalami modivikasi menyesuaikan kondisi.

Ini pula yang dilakukan Sekolah Dasar (SD) Al Islam Al Falah Surabaya, dengan menggelar Pondok Romadhon Virtual.

Koordinator SD Al Islam Al Falah Surabaya, Juwito Ashari mengatakan, ada 3 tahapan pembelajaran selama bulan puasa kepada ratusan peserta didik dari kelas 1 sampai 6 SD.

“Yang pertama kita terapkan Tarkhid (pembukaan Pondok Ramadhan), lalu kegiatannya (Pondok Ramadhan), dan Closing,” katanya pada jatimmedia.com, Kamis (8/4/2021).

Dan untuk membuat anak-anak lebih fokus dan senang melaksanakan belajar daring selama Pondok Ramadhan, Juwito mengatakan bahwa pihaknya berupaya mengemas kegiatan dengan konten-konten yang menarik, termasuk didalamnya ada berbagai video tutorial.

Baca juga : Optimalkan Limbah Kulit Udang dan Sabut Kelapa Jadi Masker

“Nantinya dalam kegiatan PR selama 4 hari (21 – 24 April 2021) itu akan diwarnai pula dengan konten-konten yang menarik biar anak-anak tidak jemu karena dilakukan secara virtual,” tambahnya.

Misalnya, lanjut Juwito, tentang pembelajaran Al Quran dengan video yang ada, para guru akan menerangkan tentang ke’Al Quran’an, Fiqih, latihan sholat Id, motivasi, sampai Syiroh (sejarah) tentang nabi.

“Harapannya tentu saja selain anak-anak bisa mengerti dan menerapkan ajaran itu, tapi juga bangga dengan keislaman yang dianut,” terang Juwito.

Juwito juga menerangkan bahwa ada juga kegiatan ngabuburit secara daring via Zoom yang akan dilakukan pukul 16.00 hingga 17.30 WIB, dimana dalam ngabuburit itu, para guru dan anak-anak saling tausyiah antara satu dengan yang lain secara bergantian.

Baca juga : Indonesia Terima 1,6 Juta Dosis Vaksin untuk Lindungi Anak-Anak dari Pneumonia

“Ini kita lakukan agar anak-anak tetap semangat ibadah dan belajar, karena belajar tidak perlu menunggu diruangan atau offline, tapi juga bisa secara online dan otodidak. Tapi yang penting, belajar itu harus ada guru supaya spiritualnya bisa bertransformasi,” ujarnya

Halaman selanjutnya: Sementara salah seorang siswa…