
Saat disinggung perihal pembelajaran tatap muka yang tidak lama lagi akan diterapkan, Atik mengaku tak keberatan dan akan mengijinkan anak-anaknya bersekolah secara tatap muka.
“Untuk kegiatan sekolah tatap muka, saya dan bapak sudah berunding, dan prinsipnya gak ada masalah karena kita sudah tahu bahwa guru-guru juga sudah di vaksin. Namun tentunya saya juga mau sebelum masuk sekolah, anak-anak harus memperoleh vaksinasi Covid-19 terlebih dulu,” tegasnya.
Infaq Jariyah untuk sekolah di NTT
Dalam kesempatan itu, Juwito Ashari juga menjelaskan bahwa selama ini selama bulan Ramadhan guru, murid dan orang tua selalu melakukan penggalangan dana infaq yang akan dirupakan sembako untuk dibagikan pada masyarakat yang kurang beruntung di sekitar sekolah.
Baca juga : Terkait Larangan Mudik, Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Legowo dan Patuh
“Namun karena pandemi dan tidak memungkinkan dilakukan hal itu, maka kami pun berupaya menggalang dana infaq melalui online, dinama nanti hasilnya akan disumbangkan untuk meringankan beban salah satu sekolah Madrasah Iftidaiyah di NTT yang terdampak bencana,” jelasnya. (JM01)














