Home Ekonomi Bisnis Perkuat KUB, Bank Jatim Teken NDA dan PKS Sinergitas Bisnis dengan Bank...

Perkuat KUB, Bank Jatim Teken NDA dan PKS Sinergitas Bisnis dengan Bank Lampung

0
53
Perkuat KUB, Bank Jatim Teken NDA dan PKS Sinergitas Bisnis dengan Bank Lampung
Perkuat KUB, Bank Jatim Teken NDA dan PKS Sinergitas Bisnis dengan Bank Lampung

JConnect Remittance saat ini telah bermitra dengan Malaysia melalui Merchantrade. Untuk ke depan, bankjatim akan melakukan kerja sama dengan Hongkong dan Taiwan dalam hal remittance ini.

”Di Malaysia, keuangan para PMI dalam empat bulan tercatat mencapai Rp 2 triliun lewat bankjatim. Belum dolarnya yang sudah mencapai di atas 100 juta dolar. Jadi bisnis ini potensinya memang sangat besar,” tambah Edi Masrianto.

Selain di bidang remittance, bankjatim juga memiliki kelebihan di sisi trade finance. Trade Finance adalah layanan transaksi perdagangan baik domestik maupun internasional menggunakan instrumen pembayaran berupa Letter of Credit, Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), dan Documentary Collection (Clean/Againts Payment/Againts Acceptance). Nah, dengan Bank Lampung ini, bankjatim bekerja sama dalam hal SKBDN.

BACA JUGA : Dukung Dunia Pendidikan, Pariwisata, Hingga UMKM, Bank Jatim Salurkan Bantuan CSR…

Bankjatim menawarkan berbagai layanan trade finance yang dapat memperluas pasar dan bisnis anggota KUB. Seperti penerbitan SKBDN termasuk perubahannya jika ada, penerimaan presentasi dokumen & tagihan atas SKBDN, pembayaran atas presentasi dokumen dan tagihan, penerimaan dan penerusan SKBDN yang diterbitkan bank lain, penerusan pembayaran atas presentasi dokumen dan tagihan SKBDN, bank to bank correspondency melalui SWIFT, serta memberikan layanan diskonto.

Di sisi lain, bankjatim juga memiliki kelebihan di bidang teknologi. Saat ini emiten dengan kode BJTM itu telah mempunyai layanan sharing biller dan SISTA (Sistem Integrasi Solusi Transaksi Anda). Dari segi sharing biller concept, bankjatim menyediakan host to host untuk berkomunikasi dengan BPD – BPD yang tergabung dalam KUB dengan dua cara.

Pertama, menggunakan ISO8583. Kedua, menggunakan JSON. Selanjutnya, bankjatim sebagai sharing biller juga akan bekerja sama dengan bank NTB Syariah. Tidak cukup itu saja. bankjatim kini juga memiliki sharing biller yang telah bekerja sama dengan banyak agregator. Di antaranya Tokopedia, Dana, Gojek, Shopee, Blibli, Indomaret, Alfamart, dan Pos Indonesia.

BACA JUGA  Indosat Ooredoo Kembali Hadirkan IDCamp 2020

Kemudian terkait joint development SISTA, bankjatim telah memiliki digital banking ecosystem QRIS. bankjatim sendiri mempunyai target ekosistem yang dialihkan dari elektronik ke digital untuk menunjang program pemerintah dengan menggunakan QRIS. Ekosistem tersebut yaitu pasar & mall, pendidikan, olahraga, komunitas, rumah sakit, hotel, kuliner, pariwisata, transportasi, tempat ibadah, perbatasan, dan pemda.

”Pada intinya, dalam KUB ini kami sudah punya roadmap terkait tahapan-tahapan apa yang akan dijalankan ke depan. Harapan kami, Bank Lampung tidak segan untuk terus berkomunikasi dengan kami sehingga bisa mempercepat proses KUB,” ungkap Busrul.

BACA JUGA : Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus Dalam TOP Digital Awards 2023

Direktur Utama Bank Lampung Presley Hutabarat juga menyatakan, pihaknya sangat menyambut baik adanya penandatanganan NDA dan sinergitas bisnis dengan bankjatim terkait SKBDN dan Remittance. Sebab, di wilayah Lampung sendiri terdapat beberapa daerah yang memiliki tingkat penyaluran TKI cukup besar. Seperti Lampung Timur, Tanggamus, dan Mesuji.

”Di Lampung pangsa pasar untuk pekerja migran cukup besar tapi belum bisa kita ambil karena kami belum bisa menampung remittance. Jadi dengan adanya sinergitas ini kami harap bisa mengambil potensi yang menjanjikan itu. Saya yakin kerja sama ini akan membawa banyak dampak positif. Banyak yang kami butuhkan dari bankjatim,” tambahnya. (JM01)