Home Ekonomi Bisnis Perkuat Layanan untuk ASN, Bank Jatim Gandeng BKD se-Jawa Timur Hadapi Era...

Perkuat Layanan untuk ASN, Bank Jatim Gandeng BKD se-Jawa Timur Hadapi Era ‘Single Salary’

0
6
Perkuat Layanan untuk ASN, Bank Jatim Gandeng BKD se-Jawa Timur Hadapi Era 'Single Salary'
Perkuat Layanan untuk ASN, Bank Jatim Gandeng BKD se-Jawa Timur Hadapi Era 'Single Salary'

Banyuwangi, JATIMMEDIA.COM — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus bergerak cepat mengamankan sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi salah satu peningkat bisnis utamanya, yaitu Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank Jatim Kantor Pusat dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur, serta melibatkan kantor cabang Bank Jatim dengan BKD/BKPSDM/BKPP/BKPSDA tingkat Kabupaten dan Kota se-Jawa Timur.

Prosesi penandatanganan kesepakatan ini digelar secara serentak di Banyuwangi pada Kamis (02/07/2026). Agenda ini dihadiri langsung oleh Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono, Direktur Ritel & Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo, serta Kepala BKD Provinsi Jawa Timur Indah Wahyuni bersama para Kepala BKD/BKPSDM/BKPP/BKPSDA dari berbagai wilayah di Jawa Timur. Soni Sultana selaku Kepala Kantor Regional II BKN turut hadir menyaksikan momen penting tersebut.

Langkah Bank Jatim ini terbilang sangat taktis. Saat ini, perseroan mengelola sekitar 368 ribu nasabah ASN dengan perputaran dana payroll (penggajian) mencapai Rp1,5 triliun setiap bulannya. Kontribusi ini menjadi pilar utama Bank Jatim dalam menghimpun dana murah (Current Account Saving Account/CASA) serta menyalurkan kredit konsumer.

Namun, tantangan baru sudah di depan mata. Rencana penerapan kebijakan single salary (gaji tunggal) oleh Pemerintah Pusat diprediksi akan mengubah pola pengelolaan gaji ASN sekaligus memperketat persaingan antarbank. Oleh karena itu, Bank Jatim merasa perlu memperkokoh fondasi hukum kerja samanya agar lebih komprehensif.

Wakil Direktur Utama Bank Jatim, R. Arief Wicaksono, menegaskan bahwa hal ini merupakan langkah strategis perseroan dalam memperkuat hubungan kelembagaan dengan pemerintah daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan perbankan kepada ASN secara menyeluruh

BACA JUGA  Asuransi Astra Masuk 15 Besar Insurance Market Leader Award 2021

“ASN merupakan salah satu segmen utama Bank Jatim yang memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan bisnis perseroan. Melalui kerja sama ini, kami ingin membangun ekosistem layanan yang lebih terintegrasi, memberikan kemudahan akses layanan keuangan, serta menghadirkan solusi perbankan yang semakin cepat, aman, dan sesuai dengan kebutuhan ASN,” ujar Arief.

Melalui PKS yang baru ditandatangani ini, ruang lingkup kerja sama antara Bank Jatim dan pemda akan jauh lebih luas. Tidak hanya sebatas menyalurkan gaji, tunjangan, dan tambahan penghasilan (TPP) ASN, kesepakatan ini juga mencakup penyediaan fasilitas kredit serta layanan digital harian seperti ATM, kartu debit, mobile banking, hingga co-branding card.

Salah satu poin paling menarik adalah adanya integrasi data kepegawaian menggunakan sistem host-to-host secara terbatas, dengan jaminan keamanan data pribadi yang ketat.

Direktur Ritel & Syariah Bank Jatim, Tonny Prasetyo, menjelaskan bahwa digitalisasi lewat sistem host-to-host ini akan membuat pelayanan publik dan perbankan menjadi jauh lebih efisien.

“Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas layanan kepada ASN, tetapi juga memperkuat sinergi antara Bank Jatim dengan pemerintah daerah dalam mendukung transformasi digital pelayanan publik. Melalui integrasi data berbasis sistem host to host, kami dapat menghadirkan layanan yang lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran, termasuk pengembangan program pre-approved credit yang semakin memudahkan ASN memperoleh akses pembiayaan,” urai Tonny.

Selain urusan operasional keuangan dan kredit, sinergi ini juga membuka peluang besar untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kompetensi ASN, pembiayaan sektor pendidikan, hingga optimalisasi penempatan dana daerah.

Di sisi lain, kerja sama ini juga menjadi langkah strategis Bank Jatim dalam mengoptimalkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), menjaga kualitas portofolio kredit konsumer ASN, serta memperkuat daya saing perusahaan di tengah semakin ketatnya kompetisi industri perbankan.

BACA JUGA  Alfamidi Kini Punya “Midi Kriing” untuk Belanja dari Rumah

Ke depan, Bank Jatim berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai pemerintah daerah dan institusi guna menghadirkan layanan keuangan yang inovatif, aman, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan Bank Jatim dalam mendukung digitalisasi layanan publik sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan ekonomi di Jawa Timur.(JM02)