
Hong Kong, JATIMMEDIA.COM — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus menunjukkan komitmennya dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah. Kali ini, Bank Jatim memberikan dukungan penuh pada gelaran Misi Dagang dan Investasi Pemprov Jatim yang berlangsung pada Kamis (23/07) di Regal Hotel, Hong Kong.
Forum bisnis yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tersebut mencatatkan capaian fantastis, yakni membukukan kesepakatan transaksi final hingga Rp12,03 triliun (Rp12.038.159.976.541).
Hadir langsung di lokasi, Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mendampingi jajaran Pemprov Jatim, para pelaku usaha, serta mitra bisnis dari Indonesia dan Hong Kong.
Sebagai langkah nyata mendorong produk lokal menembus rantai pasok global, Bank Jatim memboyong sejumlah UMKM binaan unggulannya ke Hong Kong. Tiga brand lokal Jatim yang berkesempatan memamerkan produk terbaik mereka di hadapan calon investor asing tersebut adalah Sharktex, Yan Khurin, dan Anya Craft.
Winardi Legowo mengungkapkan bahwa partisipasi ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan untuk membawa UMKM binaan naik kelas.
“Dukungan terhadap Misi Dagang ini merupakan strategi perseroan dalam memperkuat ekosistem ekonomi Jawa Timur di luar negeri, serta sebagai wujud komitmen untuk terus memberikan nilai tambah bagi masyarakat Jawa Timur. Melalui Misi Dagang, kami membantu membuka akses pasar global bagi UMKM binaan Bank Jatim, baik dari sisi penguatan sektor riil maupun layanan keuangan,” ujar Winardi.
Selain memfasilitasi promosi UMKM, sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memberikan pelindungan, pemberdayaan, dan peningkatan kesejahteraan Pekerja Migran Indonesia (PMI) juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank Jatim dengan PT Prima Duta Sejati tentang Penguatan Literasi Keuangan dan Pemanfaatan Remitansi.
PKS ditandatangani langsung oleh Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo dan Direktur PT Prima Duta Sejati Maxixe Mantofa, serta disaksikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
PT Prima Duta Sejati merupakan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) resmi yang melakukan proses perekrutan, pelatihan, hingga pembekalan kepada calon pekerja migran sebelum diberangkatkan ke negara tujuan penempatan.
Lewat sinergi ini, kedua belah pihak akan mengedukasi calon PMI, pekerja aktif, purna PMI, hingga keluarga mereka melalui program pelatihan, seminar, dan sosialisasi pengelolaan keuangan. Layanan remitansi Bank Jatim pun dioptimalkan agar proses pengiriman uang dari luar negeri ke kampung halaman menjadi lebih aman, cepat, dan efisien.
Bank Jatim optimis dapat terus berkontribusi dalam memperkuat ekosistem ekonomi daerah, memperluas inklusi keuangan, serta mendorong pelaku UMKM dan masyarakat Jawa Timur agar semakin kompetitif di tingkat global.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi tingginya kepercayaan pasar internasional terhadap produk-produk Jawa Timur, sekaligus mengukuhkan posisi provinsi tersebut sebagai salah satu motor penggerak perdagangan nasional.
“Hong Kong merupakan salah satu mitra dagang strategis Jawa Timur. Tingginya permintaan terhadap berbagai produk unggulan Jatim membuktikan bahwa kualitas produk daerah kita mampu bersaing di pasar internasional,” ujarnya.
Hong Kong memiliki posisi penting sebagai pusat perdagangan, logistik, dan keuangan dunia sehingga menjadi gerbang strategis bagi produk-produk Jatim untuk menembus pasar global.,
“Hong Kong adalah gerbang strategis bagi produk-produk Jatim. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan nilai transaksi, tetapi juga membuka peluang investasi baru, memperkuat rantai pasok, hingga mendorong alih teknologi bagi industri di Jawa Timur,” jelas Khofifah.
Sinergi yang solid antara pemerintah daerah, perbankan, dan dunia usaha diyakini akan memperkokoh posisi Jawa Timur sebagai salah satu penggerak utama perekonomian nasional di panggung internasional.

Khofifah juga menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk Bank Jatim, dalam mendukung perluasan jejaring perdagangan dan investasi Jawa Timur di pasar internasional.
“Kolaborasi yang terbangun antara pemerintah, dunia usaha, dan sektor perbankan akan semakin membuka peluang ekspor, investasi, serta meningkatkan daya saing produk unggulan Jawa Timur di pasar global,” pungkas Khofifah. (JM02)














