RS di Surabaya Sudah Lebih Peduli Regulasi Program JKN

0
26
RS di Surabaya Sudah Lebih Peduli Regulasi Program JKN
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya Betsy M O Roeroe

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus melakukan berbagai upaya agar regulasi yang sudah dibuat selama ini bisa berjalan dengan baik, khususnya yang terkait dengan layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) dan rumah sakit (RS).

Dan saat ini, menurut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Betsy M O Roeroe, RS sudah lebih care dengan regulasi yang terkait dengan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Kalau dulu sering ada masalah dengan peserta karena ada ketidakpahaman faskes terhadap regulasi. Namun sekarang, tingkat pemahaman RS di Surabaya terhadap regulasi sudah lebih baik,” ujarnya pada jatimmedia.com, Kamis (13/5/2021)

Namun demikian, lanjut Betsy, proses sosialisasi dan sinkronisasi sistem aplikasi yang dimiliki BPJS Kesehatan seperti Mobile JKN terus dilakukan dengan pihak RS agar semakin baik.

Betsy juga mengakui bahwa pihaknya juga sedang berproses untuk memaksimalkan aplikasi antrian online supaya tidak ada penumpukan antrian, karena dari informasi yang ada, masih tering terjadi antrian.

“Ini semua sudah ada di aplikasi Moblie JKN. Dan kami meminta RS harus patuh dengan informasi-informasi di aplikasi yang sudah ada, dengan melakukan peng-update-an secara real time,” tambahnya

Baca juga : Kejar UHC April 2021 BPJS Kesehatan Teken MoU dengan Pemkot Surabaya

Oleh karena itu, masih menurut Betsy, BPJS Kesehatan mengajak seluruh RS untuk melakukan dan mengintegrasikan aplikasi RS dengan aplikasi BPJS yang sudah ada di Mobil JKN supaya masyarakat bisa mendapatkan informasi yang detail.

Begitu juga hal ini memnbutuhkan kesadaran dari peserta JKN untuk mendownload aplikasi ini, supaya bisa saling memahami.

“Contoh misalnya ketika ke RS dan pihak RS mengahatakan kelas 2 penuh, masyarakat bisa melihat ke aplikasi  di Mobile JKN, dimana kalau disitu ternyata belum ter-update, kan ini juga bisa menjadi feedback positif buat RS untuk melakukan update,” terang Betsy.

Halaman selanjutnya: Meski terus melakuan sosialisasi