RSdO Siapkan Satu Juta Rumah Gratis bagi Fakir Miskin

0
176
RSdO Siapkan Satu Juta Rumah Gratis bagi Fakir Miskin
RSdO Siapkan Satu Juta Rumah Gratis bagi Fakir Miskin

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Masalah kemiskinan tentu bukan hanya tanggungjawab Negara saja, melainkan juga menjadi tanggungjawab semua warga masyarakat. Dan salah satu yang punya kepedulian terhadap kemiskinan ini adalah RumahSinggah.org (RSdO), yang tengah menyiapkan 1 juta rumah gratis bagi fakir miskin.

Hal ini dikemukakan Ketua RSdO, Stefanus Bayu Angga, yang menjelaskan bahwa Visi RSdO adalah memberi dan saling menjadi berkat. Lepas dari dosa utang dan dosa riba.

“Untuk penyediaan 1 juta rumah ini kami berkolaborasi dengan Yayasan Anugerah Efrata dan Maxwin Organization yang bergerak di bidang properti sosial dan komersial,” terangnya pada jatimmedia.com, Kamis (15/10/2020).

Fakir miskin yang mengajukan rumah gratis ini, tambah Stefanus, nantinya akan menempati rumah yang disediakan (bukan dimiliki,red) tanpa harus membayar apapun.

“Bahkan untuk biaya-biaya seperti listrik dan air akan ditanggung yayasan,” jelas Stefanus.

Sementara Pembina Leader Volunteer, Matthew Nyoto menambahkan, dalam menjalankan program ini kami memiliki volunteer atau relawan yang bertugas mencari fakir miskin, menangani operasional, serta donatur atau filantropis.

“Karena ini misi mulia, maka volunteer kami harus mempunyai jiwa sosial tinggi,” katanya.

Stefanus juga kembali menjelaskan, untuk donatur yang bergabung, selain dalam waktu 30 bulan dananya akan dikembalikan 100%, juga nama-nama mereka akan dicantumkan pada plakat rumah singgah.

“Nantinya di rumah tinggal itu akan ada daftar nama para donatur,” tambah Stefanus.

Sementara Pdt. Kristiono selaku Pembina Yayasan Anugerah Efrata menambahkan, selama menjadi penghuni rumah singgah, para fakir miskin ini akan diajarkan mandiri lewat sejumlah pelatihan agar bisa “naik kelas” dan memiliki penghasilan.

“Jadi kami juga membantu memberdayakan mereka sehingga mereka bisa memilik penghasilan. Siapa tahu nantinya mereka bisa mengambil dan memiliki rumah sendiri, karena kami juga punya program memiliki rumah sendiri yang kita sebut rumah komersial, dengan cicilan 1% perbulan dari harga rumah selama 8 tahun, atau cukup bayar 20-30% dari harga rumah sudah bisa dapat rumah,” jelas Pdt. Kristiono.

Pdt. Kristiono juga menambahkan, untuk program pelatihan dan pendidikan ini, pihaknya bekerjasama dengan UMKM.

“Kami berharap, fakir miskin yang mendapatkan rumah singgah, yang tadinya tak punya kerjaan atau kemampuan, bisa mandiri dan bekerja serta mendapatkan penghasilan,” tegasnya.

Dengan demikian, lanjut Pdt. Kristiono, setelah mereka mampu mandiri dan naik kelas dengan mampu membeli rumah komersial kami, maka rumah singgah itu bisa digantikan oleh mereka yang tidak mampu berikutnya. (JM01)